Pagilaran Punya Alam Cantik, Tapi Sungainya ada Sampah, Ini Respons Bupati Batang

Selasa 18-08-2026,16:10 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Ia juga mengingatkan dampak pencemaran sungai tidak sebatas mengganggu pemandangan.

Sampah yang menumpuk berpotensi membahayakan kehidupan dan meningkatkan risiko banjir.

“Sungai itu karunia Allah yang kita tidak perlu membuatnya, hanya cukup menjaga,” ujarnya. 

Menurut Faiz, sungai yang sehat memberikan manfaat bagi banyak makhluk hidup.

Sorotan terhadap sampah muncul setelah kondisi Sungai Langsean direkam warga. 

Lokasinya berada di sebelah barat Desa Adirejo, Kecamatan Reban.

Kawasan tersebut berada di sekitar destinasi wisata Pagilaran yang memiliki potensi alam. 

Kondisi sungai menjadi perhatian karena masih dimanfaatkan sebagian warga untuk aktivitas sehari-hari.

Warga Pecalungan, Nur Khoyin, menemukan sampah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

Saat itu, ia sedang mencari rumput untuk kebutuhan ternaknya di kawasan Pagilaran.

Khoyin kemudian merekam kondisi sungai yang dipenuhi sampah berserakan. 

Video tersebut dibagikan sebagai bentuk teguran sekaligus ajakan menjaga lingkungan.

Menurut Khoyin, persoalan sampah menjadi ironi bagi kawasan wisata dengan pemandangan alam menarik. 

Ia menilai potensi wisata bisa rusak jika masyarakat tidak menjaga kebersihan lingkungan.

“Pagilaran kan tempat wisata yang indah, alamnya juga indah, kok dirusak sama sampah,” kata Khoyin. 


Tangkapan layar warga buang sampah di sungai Langsean di wilayah Kawasan Wisata Pagilaran Batang-ist-

Kategori :