Ironi di Balik Aksi Peternak Batang Bagi 600 Ayam Gratis

Senin 10-08-2026,16:53 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Joko menyebut jumlah tersebut baru langkah awal untuk melihat respons pemerintah terhadap persoalan yang mereka sampaikan.

“Hari ini kami sekitar 600 ekor, ini cek ombak dulu. Kita cek ombak. Kalau memang langsung direspons, kami akan sangat berterima kasih,” ujarnya.

Jika tidak mendapat respons, Joko mengatakan peternak siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah ayam yang dibagikan lebih banyak. 

Ia bahkan menyebut angka puluhan ribu ekor sebagai kemungkinan skala aksi berikutnya.

Joko memberikan waktu satu bulan kepada pemerintah untuk mengambil keputusan. 

Jika tidak ada langkah konkret, peternak mengancam menggelar aksi lebih besar di Kabupaten Batang.

“Pasti ada. Kami beri waktu satu bulan. Kalau tidak ada keputusan apa pun dari pemerintah, kami akan mengeluarkan seluruh peternak yang ada di kabupaten lebih besar lagi. Kami akan bagi-bagi ayam lebih banyak lagi. Mungkin 50.000, mungkin 10.000,” ucapnya.

Menurut Joko, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut harga telur. 

Keberlangsungan peternak kecil dan UMKM juga disebut berada dalam tekanan apabila tidak ada intervensi kebijakan.

“Peternak di Kabupaten Batang khususnya, dan seluruh Indonesia pada umumnya sedang sekarat. Dua bulan lagi kalau tidak ada tindakan sama sekali, saya yakin peternak yang kecil-kecil UMKM akan pailit,” ujarnya.

 

Warga Antusias Dapat Ayam Gratis

Di tengah protes peternak, pembagian ayam justru mendapat respons positif dari masyarakat.

Warga yang datang langsung membawa ayam tersebut pulang untuk diolah menjadi makanan keluarga.

Evi (35), warga Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang, mengaku senang mendapatkan ayam gratis. Ia berencana mengolah ayam tersebut untuk hidangan keluarga.

“Tak goreng, tak goreng. Ya diolah,” kata Evi.

Evi mengatakan dirinya mengetahui adanya pembagian ayam gratis ketika berada di kawasan Jalan Veteran. 

Kategori :