Hadapi Perubahan Iklim, DLH dan Asobsi Kota Tegal Ajak Masyarakat Beraksi

Kamis 11-06-2026,05:00 WIB
Reporter : Meiwan Dani Ristanto
Editor : Adi Mulyadi

TEGAL, diswayjateng.id - Isu perubahan iklim menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Tegal dan para pegiat lingkungan. Melalui berbagai program edukasi dan pengelolaan sampah, masyarakat diajak untuk mengambil peran aktif dalam mengurangi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal, Kabul Pamudjo dan Ketua DPD Asobsi Kota Tegal Santoso dalam podcast di Studio Radar Tegal Televisi.

Menurut Kabul, perubahan iklim yang terjadi saat ini tidak lepas dari meningkatnya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia. 

Berbagai fenomena seperti meningkatnya suhu udara, cuaca yang tidak menentu, abrasi di wilayah pesisir, hingga menurunnya kualitas lingkungan merupakan dampak yang muncul akibat pencemaran udara dan pengelolaan sampah yang belum optimal.

BACA JUGA: Audiensi Soal Pembangunan Tower Seluler di Bengle Tegal Dikawal Ketat Polisi, Warga Sampaikan Aspirasi Ini

BACA JUGA: Rumah Dibakar Usai Cekcok Suami-Istri, Tiga KK di Balamoa Tegal Kehilangan Tempat Tinggal

“Perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, tetapi sudah menjadi kenyataan yang kita rasakan saat ini. Pencemaran udara, abrasi pantai, serta penumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik menjadi faktor yang mempercepat terjadinya kerusakan lingkungan,” ujarnya.

Menurut Kabul, pengelolaan sampah yang baik memiliki peran penting dalam upaya menekan emisi gas rumah kaca. Sampah yang menumpuk dan tidak tertangani dapat menghasilkan gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global. 

Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.

Ia menambahkan, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, “Act Now For Climate” atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, menjadi pengingat bahwa upaya menjaga lingkungan harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan oleh seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA: Ciptakan SDM Berkualitas Mahasiswa Teknik Mesin UPS Tegal Laksanakan PKL di PT. Biduri Putra Teknik

BACA JUGA: Kereeen! Aisyiyah Kota Tegal Syiar Islam Lewat Budaya di Mall

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) Kota Tegal, Santoso, menyatakan dukungannya terhadap berbagai program lingkungan yang dijalankan Pemerintah Kota Tegal. 

Menurutnya, keberadaan bank sampah menjadi salah satu solusi efektif untuk mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.

Santoso mengungkapkan bahwa Asobsi bersama jaringan bank sampah di Kota Tegal terus berupaya memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah dari sumbernya. Langkah tersebut dinilai mampu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus menekan potensi pencemaran lingkungan.

Kategori :