Ditahan di Rutan Semarang, Sudewo Belum Diperbolehkan Terima Kunjungan
Rutan Kelas I Semarang di jalan dr Cipto Semarang tempat penahan Bupati Pati nonaktif Sudewo, Rabu 10 Juni 2026-Umar Dani -
SEMARANG, diswayjateng.id – Bupati Pati nonaktif Sudewo belum dapat menerima kunjungan dari keluarga maupun pihak lain setelah dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Semarang di jalan dr Cipto Semarang.
Sudewo ditempatkan di Rutan Kelas I Semarang pada Jumat (5/6/2026) malam setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkaranya ke tahap penuntutan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Semarang, Zove Ardani, mengatakan Sudewo masih menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling), yang wajib diikuti seluruh tahanan baru selama tujuh hari pertama.
"Masih dalam proses masa pengenalan lingkungan, jadi belum bisa dijenguk oleh siapa pun, termasuk keluarga," ujar Zove saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Zove, aturan tersebut berlaku bagi seluruh tahanan tanpa membedakan jabatan maupun status sosial. Selama masa mapenaling, tahanan belum diperbolehkan menerima kunjungan dari pihak luar.
Ia mengungkapkan, sempat ada pihak yang datang ke ruang pelayanan untuk menemui Sudewo.
Namun, permintaan tersebut ditolak secara baik karena yang bersangkutan masih menjalani tahapan wajib sebagai tahanan baru.
"Jadi sampai sekarang belum ada yang menemui beliau. Kemarin memang ada yang datang ke ruang pelayanan, tetapi kami jelaskan bahwa selama masa mapenaling belum boleh menerima kunjungan," katanya.
Selain pembatasan kunjungan, Sudewo juga diwajibkan mengikuti sejumlah kegiatan, seperti asesmen awal, pemeriksaan kesehatan, hingga aktivitas fisik ringan sebagai bagian dari proses adaptasi di lingkungan rutan.
Saat pemeriksaan kesehatan awal, petugas mendapati tekanan darah Sudewo cukup tinggi.
"Ketika masuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, tensinya sekitar 190. Setelah mendapat penanganan dari perawat, turun menjadi sekitar 170," jelas Zove.
Ia menambahkan, kondisi Sudewo saat pertama kali tiba di rutan terlihat masih terkejut dan pucat. Namun, kondisinya kini berangsur membaik setelah mengikuti aktivitas harian di rutan.
"Awalnya mungkin masih syok seperti kebanyakan tahanan baru. Sekarang kondisinya sudah lebih segar," ujarnya.
Setiap pagi, para tahanan baru mengikuti kegiatan olahraga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
