“Kami bersama seluruh pengelola bank sampah di Kota Tegal berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan dampak perubahan iklim. Sampah yang dikelola dengan baik tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan,” kata Santoso.
BACA JUGA: Polres Tegal Gagalkan Aktivitas Balap Liar, Respon Cepat Call Center 110
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah atau komunitas tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.
Melalui gerakan bank sampah, warga diajak untuk mengubah pola pikir bahwa sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang masih memiliki nilai guna.
Santoso berharap kolaborasi antara pemerintah, bank sampah, dunia pendidikan, komunitas lingkungan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya pengurangan sampah dan pengendalian perubahan iklim dapat berjalan lebih efektif.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, Kota Tegal diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang aktif mendukung upaya pengurangan emisi serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.