Robby Minta Perkuat Pengawasan MBG di Ledok Salatiga

Robby Minta Perkuat Pengawasan MBG di Ledok Salatiga

PENGARAHAN : Linmas di Kelurahan Ledok Salatiga saat dikumpulkan dan mendapatkan pengarahan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan. Foto : ist--

SALATIGA, diswayjateng.id - Wali Kota SALATIGA Robby Hernawan minta pengawasan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Ledok, SALATIGA, Jawa Tengah, diperkuat. Dia harap kelurahan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas aktif mendata dan mengawal penerima manfaat program pemerintah pusat tersebut.

Permintaan ini di sampaikan Robby saat melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Ledok. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota berdialog dengan aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, dan anggota Linmas untuk memetakan potensi wilayah.

"Sekaligus, kami memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas pemerintah," ungkap Robby, Rabu 10 Juni 2026. 

BACA JUGA: Dewan Pendidikan Salatiga Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Robby: Seleksi Terbuka dan Transparan

BACA JUGA: Breaking News : Kasus PPh21 Pemkot Salatiga Memanas, Pensiunan ASN Gugat Kejari Rp6 Miliar

Ia menyebutkan, penerima manfaat program, baik siswa sekolah maupun kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, harus benar-benar merasakan program MBG ini. 

"Mulai sekarang kita harus mengawal kualitas makanan MBG agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan kelompok penerima lainnya," tegas Robby.

Selain itu, Robby juga mendorong pemberdayaan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) melalui berbagai inovasi di tingkat kelurahan. 

BACA JUGA: Salatiga Jadi Tuan Rumah Silatnas Mahasiswa Hukum se-Indonesia, Akan Dihadiri Wakil Menteri Hukum dan HAM RI

BACA JUGA: Memetakan Potensi, 200-an PNS Pemkot Salatiga Ikuti Penilaian Kompetensi Level I 2026

Menurutnya, Linmas memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sehingga perlu mendapat dukungan dan penghargaan yang layak.

Sementara itu, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, Wali Kota mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam tanaman produktif. 

"Keterbatasan lahan tidak boleh menjadi hambatan untuk membangun kemandirian pangan masyarakat," ungkap Robby Hernawan. 

Wali Kota turut menyinggung pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga. 

BACA JUGA: Fakta Puluhan Ibu Rumah Tangga Terjangkit HIV AIDS, Ketua KPI Salatiga : Ada Unsur Kenakalan Suami Tidak Setia

BACA JUGA: 44 IRT dan 41 Pelajar/Mahasiswa Domisili Salatiga Terpapar HIV/AIDS

Ia mendorong optimalisasi bank sampah di setiap kelurahan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Ledok, Hery Setianto Wibowo, menyampaikan bahwa Kelurahan Ledok memiliki jumlah penduduk 17.658 jiwa dan menjadi salah satu kawasan strategis di Kota Salatiga. Wilayah ini didukung sektor industri, perdagangan, dan jasa yang berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Selain memiliki sentra industri pengolahan singkong di RW 2 Ngaglik, Ledok juga didukung perkembangan UMKM kuliner serta usaha jasa yang turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Salatiga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait