Letkol Inf Didik Sudarmawan Resmi Jabat Dandim 0736/Batang

Selasa 19-05-2026,10:33 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Berbeda dengan satuan militer konvensional, Yon TP akan memiliki fungsi yang lebih spesifik dalam mendukung sektor produktif masyarakat.

Kolonel Lukman Hakim menjelaskan bahwa satuan tersebut nantinya terbagi dalam beberapa kompi yang fokus pada bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Di satuan baru ini nantinya prajurit TNI yang akan jadi motor penggeraknya untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya,” jelasnya.

Kehadiran Yon TP dipandang bukan hanya sebagai proyek pertahanan negara, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi baru di wilayah pedesaan.

Aktivitas ribuan personel dan pembangunan fasilitas penunjang diperkirakan memunculkan efek ekonomi berantai bagi masyarakat sekitar.

“Tentu akan memunculkan ragam peluang usaha baru, contohnya lahirnya UMKM, jasa laundry dan sebagainya. Pasti keberadaan batalyon baru ini secara langsung akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” tuturnya.

Potensi tersebut menjadi penting bagi Kabupaten Batang yang saat ini tengah didorong menjadi salah satu kawasan penyangga industri dan pangan di Jawa Tengah.

Dengan konsep pembangunan teritorial berbasis ketahanan pangan, TNI mencoba masuk lebih dalam pada persoalan ekonomi masyarakat akar rumput.

Model ini sekaligus memperlihatkan bagaimana sektor pertahanan kini mulai terhubung langsung dengan agenda pembangunan nasional, terutama dalam menghadapi ancaman nonmiliter seperti krisis pangan dan ketimpangan ekonomi desa.

Selain pembangunan Yon TP, momentum tersebut juga bertepatan dengan pergantian kepemimpinan di Kodim 0736/Batang.

Di tengah dinamika ekonomi dan ancaman krisis pangan global, pembangunan Yon TP di Batang menjadi sinyal bahwa ketahanan pangan kini bukan lagi sekadar isu pertanian, tetapi bagian dari strategi besar pertahanan dan stabilitas nasional.

Kategori :