Usai Kabel Internet Jerat Leher Pengendara di Rumdin Bupati Sragen, Provider Buka Suara

Rabu 22-04-2026,11:18 WIB
Reporter : Mukhtarul Hafidh
Editor : Laela Nurchayati

SRAGEN, diswayjateng.com – Penyebab menjuntainya kabel internet yang mencelakai pengendara pasangan suami istri (pasutri) di dekat Rumah Dinas Bupati Sragen mulai terkuak.

Muncul dugaan kuat bahwa kabel milik provider perusahaan MyRepublic tersebut sempat tersangkut truk besar sebelum akhirnya menjerat leher dan motor korban.

Ketua Pansus Raperda Infrastruktur Pasif DPRD Sragen, Faturrohman, turun langsung meninjau lokasi kejadian.

Di sana, ia mendapati sisa-sisa insiden yang nyaris merenggut nyawa Lasmono dan Painem. Legislator ini juga mendapati sepeda motor korban masih tertahan di sekitar lokasi.

BACA JUGA: Peringatan Hari Kartini Berakhir Merana, Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan MBG

BACA JUGA: Keracunan Terjadi Dua Kali di Kragan Rembang, Orang Tua Siswa Trauma dan Minta MBG Diganti

"Ini murni insiden yang sangat disayangkan. Dugaan awal, kabel ini lebih dulu tersangkut truk yang lewat, lalu menjuntai ke jalan dan mengenai bapak-ibu itu," ujar Faturrohman di lokasi kejadian. 

Faturrohman kembali menegaskan bahwa siapapun pemilik kabelnya, aspek tanggung jawab sosial kepada warga yang menjadi korban harus dikedepankan.

"Mereka ini warga kecil, pedagang yang sedang mencari nafkah di jam tiga pagi. Perlu ada rasa tanggung jawab nyata dari pihak pengusaha," pungkasnya.

Dia mendapat kabar paska insiden, Lasmono yang mengalami luka sobek di kaki sempat dilarikan ke fasilitas medis sebelum akhirnya beristirahat di rumah. Sementara sang istri, Painem, meski sempat terjungkal, dikabarkan tetap memaksakan diri untuk berjualan demi menyambung hidup.

Di lokasi yang sama, tim teknisi dari MyRepublic tampak sibuk melakukan penyambungan ulang kabel yang terputus. Yua Ferdian Nirwana, teknisi MyRepublic, memberikan klarifikasi bahwa secara teknis kabel mereka telah dilengkapi pelindung sesuai standar. Kecil kemungkinan kabel putus secara tiba-tiba karena sudah dilengkapi "sling" penahan sesuai SOP.

Dia melihat Indikasi Kerusakan diduga kuat akibat tarikan paksa kendaraan besar (truk), yang kemudian membuat kabel mlewer ke badan jalan. Akibat putusnya kabel utama tersebut, distribusi sinyal internet ke sejumlah pelanggan di area sekitar sempat mengalami loss atau mati total sejak Selasa pagi.

Mengenai tuntutan ganti rugi dari keluarga korban, Yua menyatakan pihaknya tidak bisa memutuskan secara instan.

"Saya akan bantu follow up ke kantor. Tugas saya saat ini memastikan jaringan kembali normal, sementara informasi mengenai korban akan kami laporkan ke pimpinan untuk tindak lanjutnya," jelas pemuda 24 tahun tersebut.

Kategori :