Kebakaran TPA Putri Cempo Berhasil Dicegah, Satu Unit Damkar Disiagakan

Kebakaran TPA Putri Cempo Berhasil Dicegah, Satu Unit Damkar Disiagakan

Kepulan asap kembali muncul dari TPA Putri Cempo, Solo, beruntung, respons cepat petugas gabungan cegah potensi kebakaran besar. -Istimewa-

SOLO, diswayjateng.id – Kepulan asap kembali muncul dari kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Sabtu, Juni 2026.

Beruntung, respons cepat petugas gabungan membuat potensi kebakaran yang lebih besar berhasil dicegah sebelum meluas ke area lain.

Asap terpantau muncul di Blok D TPA Putri Cempo sekitar pukul 10.22 WIB. Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang berada di lokasi langsung melakukan penanganan awal sebelum meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Solo untuk proses pendinginan.

Kepala Damkar Kota Solo, Indradi, mengatakan pihaknya segera menerjunkan satu unit armada ke lokasi setelah menerima laporan adanya asap yang diduga berasal dari titik panas di area timbunan sampah.

“Tim DLH sudah melakukan penanganan awal. Kami kemudian membantu proses pendinginan untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak muncul kembali,” ujarnya.

Proses pendinginan berlangsung selama sekitar dua jam hingga pukul 12.30 WIB. Selama proses tersebut, petugas fokus menyisir area yang berpotensi menyimpan bara api di dalam tumpukan sampah.

Menurut Indradi, kemunculan asap dan titik panas di TPA Putri Cempo diduga dipengaruhi suhu udara yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dinilai serupa dengan sejumlah insiden kebakaran yang pernah terjadi di kawasan TPA pada tahun-tahun sebelumnya, di mana panas yang terperangkap di dalam tumpukan sampah memicu munculnya api secara perlahan.

“Dugaan sementara masih karena faktor panas. Polanya hampir sama dengan kejadian yang pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Damkar Solo langsung menempatkan satu unit armada beserta personel di sekitar kawasan TPA untuk memantau perkembangan situasi dan mempercepat respons jika ditemukan titik api baru.

Pasca kejadian tersebut, Pemerintah Kota Solo juga melakukan evaluasi terhadap sistem proteksi kebakaran yang tersedia di kawasan TPA Putri Cempo.

Indradi menjelaskan lokasi tersebut sebenarnya telah dilengkapi Ground Water Tank dan jaringan hidran permanen yang terhubung dengan sumber air bertekanan tinggi untuk mendukung penanganan darurat kebakaran.

“Kami akan melakukan pengecekan kembali terhadap seluruh sarana proteksi kebakaran yang ada agar semuanya berfungsi optimal,” jelasnya.

Selain itu, Damkar Solo telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo guna menyusun langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: