Sendratari Ratu Kalinyamat Berkuda Pukau Ribuan Masyarakat Jepara

Kamis 09-04-2026,20:21 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

Di antaranya Makam Mbah Jenggala, Pangeran Sarif, Tjitrosomo II, Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadlirin, Tjitrosomo Sendang, Yik Nde, hingga Adipati Tumenggung Cendhol. Ziarah ditutup di Pesarean Sedo Mukti Kudus.

Di setiap titik ziarah, doa dipanjatkan dan tabur bunga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun fondasi Jepara. 

Tradisi ini tak sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwariskan.

Bupati Witiarso Utomo menegaskan bahwa ziarah makam leluhur merupakan wujud penghormatan. Sekaligus refleksi bagi seluruh masyarakat Jepara.

Witiarso menegaskan, ziarah ini bukan hanya tradisi, tetapi momentum untuk mengingat jasa para pendahulu. 

"Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, keberanian, dan kebijaksanaan dalam membangun daerah,” terangnya.

 

 

Kategori :