Kru Sound Horeg Starmax asal Kediri Tewas Kesetrum di Karnaval Pati
Korban tewas di atas truk sound horeg saat melintasi kabel listrik di Desa Gabus Pati. --
PATI, diswayjateng.com- Peristiwa tragis terjadi saat agenda karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten PATI. Seorang kru Sound Horeg Starmax dilaporkan meninggal dunia, setelah tersengat aliran listrik.
Korban meregang nyawa saat bertugas di atas truk sound system, Sabtu (11/4/2026) malam. Korban tewas bernama Galang (20), warga Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Galang dinyatakan meninggal dunia, setelah sempat dilarikan ke RSU Kayen Pati untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi yang diterima diswayjateng, peristiwa tragis ini bermula saat korban bersama rekan-rekannya mengikuti kegiatan karnaval menggunakan kendaraan truk yang membawa perangkat sound system.
Korban bersama kru lainnya berada di atas truk sound system sejak sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Kehadiran mereka disewa oleh panitia karnaval Desa Gabus.
Namun sekitar pukul 20.30 WIB, insiden terjadi ketika perangkat sound system yang dibawa truk tersangkut kabel listrik yang melintang di jalan.
Dalam upaya melepaskan sangkutan tersebut, korban diduga memegang kabel listrik yang ternyata dalam kondisi terkelupas.
Korban kala itu berupaya melepaskan kabel yang tersangkut. Namun diduga tidak mengetahui bahwa kondisi kabel tersebut terkelupas dan masih dialiri listrik. 
Aparat Polsek Gabus melakukan penyelidikan di lokasi dimana korban tewas tersengat listrik. --
Saat kejadian, korban telah menggunakan sarung tangan berbahan karet. Namun kondisi cuaca hujan deras, membuat sarung tangan tersebut basah sehingga tidak mampu melindungi dari aliran listrik.
Dua saksi yang berada di lokasi, yakni Africal Juan Setiawan (20), warga Kabupaten Malang, dan Sularno (42), warga Kota Batam, berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSU Kayen.
Namun nahas, setibanya di Instalasi Gawat Darurat, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan petugas medis, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Sementara itu, Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gabus, AKP Daffid Paradhi, mengaku langsung mendatangi lokasi kejadian usai mendapatkan laporan.
Aparat Polsek Gabus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian ini murni kecelakaan kerja. Dugaan sementara korban mengalami henti jantung akibat tersengat aliran listrik,” tegas AKP Daffid pada Selasa (14/4/2026).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



