Realitas Dunia Peternakan Batang, Satu Dokter Hewan Tangani 4 Juta Ternak

Senin 23-03-2026,12:14 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Sementara itu, satu-satunya dokter hewan yang bertugas, Drh Ambar Puspitaningrum, mengakui beban kerja yang dihadapi.

“Kalau ditanya kewalahan, ya memang kewalahan,” ujar pejabat otoritas veteriner Kabupaten Batang itu.

Ia menjelaskan, luasnya wilayah dan besarnya populasi ternak membuat penanganan tidak bisa dilakukan sendiri.

Komunikasi dengan paramedis menjadi kunci utama.

“Biasanya mereka langsung telepon kalau ada kasus darurat,” katanya.

Secara ideal, setiap kecamatan seharusnya memiliki satu dokter hewan.

Begitu pula dengan setiap rumah potong hewan dan puskeswan.

Namun hingga kini, formasi tenaga medis veteriner belum terpenuhi.

Bahkan rumah potong hewan di Batang belum memiliki dokter hewan tetap.

“Kebutuhan paling tidak satu puskeswan satu dokter hewan,” tegas Syam.

Pemerintah daerah berharap ada penambahan formasi melalui rekrutmen CPNS.

Minimal tiga hingga empat dokter hewan tambahan dinilai sangat mendesak.

Langkah ini penting untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus ketahanan pangan daerah.

Di tengah besarnya potensi peternakan, kekurangan tenaga medis menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa ditunda.

Karena di balik setiap ternak yang sehat, ada peran dokter hewan yang sering luput dari perhatian.

Kategori :