Pada Jumat sore misalnya, kendaraan yang keluar menuju arah Semarang dan Solo sempat mencapai lebih dari 1.500 kendaraan per jam.
Lonjakan tersebut terjadi terutama pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Sementara itu, peningkatan arus kendaraan kembali terlihat pada Sabtu pagi hingga menjelang siang.
Pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB tercatat sebanyak 2.183 kendaraan keluar menuju arah Semarang dan Solo dalam waktu satu jam.
Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan ini diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Menurutnya, lonjakan arus lalu lintas akan semakin terasa mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Kami bersama pemerintah daerah dan pengelola jalan tol terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan di sejumlah titik strategis,” kata Eka Hendra.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama masa mudik berlangsung.
Selain melakukan pemantauan lalu lintas, berbagai langkah antisipasi juga telah disiapkan oleh pihak terkait.
Langkah tersebut antara lain pengaturan arus kendaraan di titik-titik rawan kepadatan serta penyediaan fasilitas istirahat bagi para pemudik.
Pemerintah juga menerapkan kebijakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode mudik Lebaran.
Kebijakan tersebut berlaku bagi kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih.
Pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur tol maupun jalur utama nasional, khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa yang menjadi jalur utama pemudik.
Selain itu, para pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum berangkat menuju kampung halaman.
Masyarakat diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta memanfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat.
Dengan meningkatnya volume kendaraan pada awal masa mudik ini, masyarakat diharapkan tetap mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.