KAI Daop 4 Semarang Siapkan 393 Personel dan Unit K9 Jaga Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Jumat 13-03-2026,10:25 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Laela Nurchayati

SEMARANG, Diswayjateng.com – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026 dengan menyiagakan ratusan personel keamanan serta dukungan pengamanan dari kepolisian, termasuk unit anjing pelacak (K9). 

Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Stasiun Semarang Tawang, Jumat, 13 Maret 2026. Apel tersebut sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Lebaran yang akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. 

Dewan Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero), I Wayan Sugiri, mengatakan apel gelar pasukan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan layanan transportasi kereta api selama masa mudik dapat berjalan dengan aman dan nyaman. 

“Apel gelar pasukan ini menjadi bentuk kesiapan kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Dengan persiapan yang matang dan kerja sama seluruh pihak, kami ingin memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujar Sugiri. 

Ia menegaskan, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional kereta api, terutama pada periode Lebaran yang biasanya mengalami lonjakan jumlah penumpang secara signifikan. 

“Seluruh unsur yang terlibat harus disiplin serta proaktif dalam mengidentifikasi, mengantisipasi, dan menangani potensi risiko yang mungkin terjadi. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar pelanggan merasa aman dan nyaman selama menggunakan layanan kereta api,” katanya. 

Untuk memperkuat sistem pengamanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang menyiagakan sebanyak 393 personel keamanan di berbagai titik operasional. 

Personel tersebut terdiri dari 117 anggota Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 208 petugas keamanan internal perusahaan, serta 68 personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan Polri. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan dukungan unit K9 dari kepolisian untuk membantu deteksi dini potensi ancaman keamanan di area stasiun maupun rangkaian kereta. 

Petugas keamanan akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, mulai dari area stasiun, di dalam kereta, hingga sepanjang jalur yang dinilai rawan gangguan. Sistem pengawasan berbasis kamera CCTV juga dioptimalkan guna memantau aktivitas di area publik stasiun secara real time.

Antisipasi Titik Rawan 

Selain pengamanan, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi gangguan perjalanan kereta selama periode mudik dan arus balik Lebaran. 

Perusahaan telah memetakan sedikitnya 39 titik yang masuk dalam kategori daerah perhatian khusus. Untuk mengantisipasi potensi gangguan di lokasi tersebut, sebanyak 114 personel tambahan dikerahkan. 

Personel itu terdiri dari 14 petugas pemeriksa jalur, 61 petugas tambahan penjaga pintu perlintasan yang ditempatkan di 33 titik, serta 39 petugas yang bertugas memantau wilayah rawan di sepanjang jalur operasional Daop 4 Semarang. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalur tetap aman dan perjalanan kereta api dapat berlangsung tanpa hambatan. 

Kategori :