Asap Tebal Pembakaran Jarami Kering di Samping Exit Tol Tingkir Salatiga Membahayakan Pengedara

Asap Tebal Pembakaran Jarami Kering di Samping Exit Tol Tingkir Salatiga Membahayakan Pengedara

PEMBAKARAN : Pembakaran jerami kering di lahan pertanian samping Exit Tol Tingkir Salatiga dikhawatirkan membahayakan pengendara didalam Tol, Jum'at 13 Maret 2026. Foto : Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.id - Menjelang petang, tepat disamping Exit Tol Tingkir Salatiga secara mengejutkan muncul asap putih tebal, Jum'at 13 Maret 2026.

Asap tebal membumbung tinggi mengikuti arah angin bersumber dari tumpukan jerami kering di laga pertanian yang sengaja dibakar

Dari pantauan wartawan Diswayjateng di lokasi, tumpukan jerami yangbm dibabat habis berasal dari lahan pertanian usai dipanen. 

Api muncul belum terlalu besar, diperkirakan pembakaran jerami kering ini belum terlalu lama. 

Belum diketahui pasti, lahan pertanian yang membakar tumpukan jerami kering ini milik siapa. 

BACA JUGA: PT JSB Beri Potongan Tarif Tol hingga 23% dan 46% di Ruas Batang–Semarang, Hingga 31 Maret 2026

BACA JUGA: Dilarang Masuk Tol, Polres Batang Mulai Batasi Truk Sumbu Tiga

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi saat dikonfirmasi belum merespon pesan singkat Whatsapp (WA) wartawan Diswayjateng. 

Sementara, sejumlah warga yang tengah kongkow di jalan masuk Perumahan Taman Mutiara Tingkir Salatiga tepat di Exit Tol Tingkir juga mengaku terkejut adanya asap putih dari pembakaran jerami. 

Warga yang yang melintas menahan nafas karena asap yang ditimbulkan cukup tebal. 
"Cukup membuat sesak nafas saat melintas di ajalan masuk perumahan, karena asalnya tebal dan mengikuti arah angin," ujar Ali, seorang warga Tingkir. 

Dari data dimiliki Diswayjateng, kecelakaan beruntun akibat asap tebal dari pembakaran lahan pertanian telah terjadi dari kurun waktu 2022-2026. 

BACA JUGA: Exit Tol Bawen Rawan Kecelakaan, Rekayasa Lalu Lintas Khusus Saat Mudik Lebaran 2026 Disiapkan

BACA JUGA: Seorang Tewas, Kecelakaan Libatkan 3 Truk di Tol Semarang-Solo, Dipicu Tronton Muat Trafo Rem Blong

Karena kejadian ini, menyebabkan korban jiwa disebabkan pengendara karena jarak pandang yang terbatas. 

Berikut adalah beberapa kejadian menonjol yang terekspos media. 

Kecelakaan karambol di Tol Pejagan-Pemalang bulan September 2022. Karena kebakaran rumput di pinggir jalan tol menyebabkan asap tebal yang menutupi pandangan, mengakibatkan kecelakaan beruntun yang parah. 

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto (Agustus 2024), mengakibatkan tiga kendaraan (truk Mitsubishi Fuso, Wuling, dan mobil operasional) terlibat tabrakan beruntun di KM 723 B akibat asap tebal dari pembakaran lahan di pinggir tol.

BACA JUGA: One Way Disiapkan, Puncak Mudik di Tol Pejagan–Pemalang 18 Maret

BACA JUGA: Update Truk Rem Blong di Exit Tol Bawen, Kasat Lantas : 8 Orang Korban Luka-Luka

Ada juga, kecelakaan di Tol Binjai-Langsa (Maret 2026). Kecelakaan disebabkan asap tebal dari pembakaran lahan tebu menutupi ruas tol di KM 25+400 B, memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan pada Rabu 4 Maret 2026. Kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan oleh warga yang merambat ke area right of way (ROW) jalan tol.






 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait