SEMARANG, diswayjateng.id - PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol yang ditetapkan oleh pemerintah.
Langkah ini sebagai komitmen menjaga kualitas layanan jalan tol melalui pemenuhan standar tersebut.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyampaikan bahwa penerapan SPM menjadi landasan penting dalam memastikan layanan jalan tol selalu berada pada standar terbaik.
"SPM menjadi pedoman bagi kami dalam menghadirkan layanan jalan tol yang andal. Melalui pemenuhan standar ini, pengguna jalan dapat merasakan manfaat berupa perjalanan yang lebih lancar, aman, serta dukungan layanan yang siap membantu kapan pun dibutuhkan," ujar Nasrullah.
BACA JUGA: Minibus Hantam Truk yang Alami Pecah Ban di Jalan Tol Semarang-Solo, Tiga Orang Luka-luka
BACA JUGA: 35 Tahun Penantian, Jalur 'Jeglong-jeglong' Desa Kalikobok-Bonagung Sragen Kini Bak Jalan Tol
Ia mengungkapkan, SPM bertujuan memastikan pengguna jalan mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar, serta memiliki akses bantuan layanan yang cepat selama berada di jalan tol.
SPM, diakuinya, merupakan tolok ukur kinerja operasional badan usaha jalan tol yang mencakup berbagai aspek layanan utama, mulai dari kondisi fisik jalan, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan lalu lintas, hingga kesiapan unit pertolongan dan penyelamatan di jalan tol.
Salah satu manfaat nyata dari penerapan SPM bagi pengguna jalan adalah kondisi jalan yang terjaga dengan baik, sehingga kendaraan dapat melintas dengan lebih nyaman dan aman.
BACA JUGA: Tarif Jalan Tol Solo–Ngawi Naik Mulai 5 Januari 2026, Golongan I Menjadi Rp 163.500
BACA JUGA: Kementerian PU Pastikan Jalan Tol Semarang–Solo Aman dan Siap Melayani Pengguna Jalan
Untuk itu, PT JSB secara rutin melakukan pemeliharaan jalan, inspeksi berkala, serta perbaikan infrastruktur guna memastikan kualitas perkerasan jalan tetap memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, pemenuhan SPM juga tercermin dalam kesiapan layanan lalu lintas selama 24 jam.
"Pemenuhan SPM tidak hanya berkaitan dengan kondisi jalan, tetapi juga bagaimana kami memastikan setiap pengguna jalan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman dari awal hingga akhir perjalanan," tambah Nasrullah.
PT JSB juga menyiagakan berbagai armada layanan seperti Mobile Customer Service (MCS), kendaraan derek, ambulans, serta patroli jalan tol yang bertugas memberikan bantuan cepat kepada pengguna jalan yang mengalami kendala di perjalanan," terangnya.
BACA JUGA: Kesiapan Libur Nataru 2025/2026, TMJ Lakukan Pemeliharaan Jalan Tol Ruas Semarang-Solo
BACA JUGA: Alami Peningkatan, Jalan Tol Solo-Ngawi Dilintasi 24.029 Kendaraan Per Hari
Dari sisi keselamatan, lanjutnya, PT JSB juga terus melakukan peningkatan fasilitas keselamatan di sepanjang ruas Tol Batang Semarang, seperti pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, lampu peringatan, rumble strip, serta berbagai perangkat keselamatan lainnya sebagai upaya mitigasi risiko kecelakaan.
Tidak hanya itu, kenyamanan pengguna jalan juga didukung dengan keberadaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti area parkir, toilet, tempat ibadah, area kuliner, serta pusat UMKM yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.