Pertengahan Maret Hujan Diprediksi Mereda, Warga Tegal Diminta Tetap Waspada

Minggu 01-03-2026,13:12 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

SLAWI, diswayjateng.com – Curah hujan tinggi yang beberapa waktu terakhir mengguyur wilayah Kabupaten Tegal diperkirakan mulai mereda pada pertengahan Maret mendatang.

Prediksi itu berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengingatkan warga agar tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas cukup tinggi.

“Kami mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati dan menjaga kesehatan, mengingat kondisi curah hujan yang masih cukup tinggi,” kata Ischak di sela kegiatan tarawih dan silaturahmi Ramadan di Masjid Al Mujahidin, Dukuh Duren, Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, kegiatan tarawih dan silaturahmi (tarhim) ini bukan sekadar agenda rutin tahunan. Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat menjadi bagian komitmen guna membangun komunikasi dari dua arah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga setiap aspirasi dapat kami dengar dan tindak lanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa pada 2026 Pemerintah Kabupaten Tegal mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan.

Sejumlah ruas di Kecamatan Margasari yang akan ditangani antara lain Margasari–Jedug, Jedug–Pagerbarang, Margasari–Margaayu, Jembayat–Danareja, serta Kesambi–Sidamulya.

Selain infrastruktur, perhatian juga diarahkan pada perlindungan sosial. Tahun ini, sebanyak 1.500 marbot masjid mendapatkan fasilitas asuransi ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan jiwa.

Apabila terjadi risiko, penerima manfaat akan memperoleh santunan sesuai ketentuan.

Di bidang keagamaan, kesejahteraan guru ngaji turut diperhatikan. Sebanyak 9.500 guru ngaji menerima insentif dari Pemkab Tegal.

Jika tahun sebelumnya masing-masing menerima Rp1,7 juta per orang per tahun, maka pada 2026 nominal tersebut dinaikkan menjadi Rp2 juta per orang per tahun.

Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Tegal juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Al Mujahidin serta santunan bagi anak-anak yatim di sekitar Dukuh Duren. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus penguatan solidaritas sosial di bulan suci Ramadan.

Di akhir sambutannya, Ischak menyampaikan keprihatinan atas sejumlah bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Tegal, mulai dari banjir bandang di kawasan Guci, tanah bergerak di Desa Padasari, hingga banjir di Margasari dan daerah lainnya.

Kategori :