Stok Darah Ramadan di PMI Semarang Aman 5 Hari, Pendonor Turun 70 Persen, Golongan O Menipis

Senin 23-02-2026,20:00 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Wawan Setiawan

SEMARANG, Diswayjateng.id – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang memastikan ketersediaan darah pada awal Ramadan masih dalam kondisi aman. Namun, penurunan jumlah pendonor hingga 60–70 persen membuat kebutuhan darah, khususnya golongan O dan komponen trombosit, perlu menjadi perhatian bersama. 

 

Kepala Bagian Pelayanan Donor UDD PMI Kota Semarang, dr. Reztry Maulida, mengatakan stok darah saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan rumah sakit selama empat hingga lima hari ke depan. 

 

“Alhamdulillah untuk beberapa hari awal Ramadan ini stok masih mencukupi. Perkiraan kami bisa memenuhi permintaan rumah sakit sekitar 4 sampai 5 hari ke depan. Namun stok ini dinamis, tergantung jumlah permintaan yang masuk,” ujar Reztry kepada Diswayjateng.id, Senin 24 Februari 2026. 

 

Ia menjelaskan, semakin tinggi permintaan dari rumah sakit, maka masa ketahanan stok bisa lebih cepat berkurang. Karena itu, pembaruan data stok dilakukan secara berkala melalui laman resmi dan media sosial. 

 

“Untuk mengetahui stok paling terbaru, masyarakat bisa melihat di website resmi PMI Kota Semarang karena kami update setiap satu jam sekali. Itu yang paling real-time,” katanya. 

 

Reztry mengungkapkan, saat ini stok yang paling menipis adalah golongan darah O. Tingginya kebutuhan pasien di rumah sakit membuat persediaan cepat berkurang. 

 

“Permintaan terbanyak akhir-akhir ini memang golongan darah O, sehingga stoknya cukup menipis. Sementara golongan darah B relatif lebih banyak. Untuk golongan A dan AB masih seimbang dengan permintaan,” jelasnya. 

 

Selain golongan darah, kebutuhan komponen darah tertentu juga meningkat, terutama trombosit konsentrat (TC). Dalam satu hari, permintaan komponen darah bisa mencapai 150 hingga 250 kantong. 

Kategori :