Stok Darah Ramadan di PMI Semarang Aman 5 Hari, Pendonor Turun 70 Persen, Golongan O Menipis

Senin 23-02-2026,20:00 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Wawan Setiawan

 

“Jenis komponen yang paling tinggi permintaannya saat ini adalah trombosit konsentrat. Rata-rata permintaan 150 sampai 250 kantong per hari,” ungkap Reztry. 

 

Selain trombosit, komponen lain yang disalurkan meliputi packed red cell (PRC) dan fresh frozen plasma (FFP), sesuai kebutuhan medis pasien di rumah sakit. 

 

Penurunan jumlah pendonor selama Ramadan diakui cukup signifikan. Menurut Reztry, banyak pendonor rutin yang memilih menunda karena khawatir donor darah membatalkan puasa. 

 

“Penurunannya cukup signifikan, sekitar 60 sampai 70 persen dibanding hari biasa. Biasanya pendonor rutin, di bulan Ramadan ada yang menunda,” katanya. 

 

Ia menegaskan, donor darah saat berpuasa tidak membatalkan puasa. Hal itu juga telah disosialisasikan melalui berbagai kanal informasi. 

 

“Kami sudah menginformasikan melalui media sosial bahwa berdonor darah tidak membatalkan puasa. Fatwa MUI juga menyatakan demikian, selama pendonor dalam kondisi sehat, sahurnya cukup, istirahat cukup, dan badan fit,” tegasnya. 

 

Untuk menjaga ketersediaan stok darah Ramadan, PMI Kota Semarang menggencarkan program donor di pusat perbelanjaan melalui kegiatan “donor in mall”. Sejumlah mal yang digandeng antara lain Queen City Mall, Uptown Mall, dan Mal Ciputra Semarang. 

 

Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan instansi pemerintah dan sekolah kedinasan seperti Akademi Kepolisian dan Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang untuk menggelar donor darah terjadwal. 

Kategori :