BATANG, diswayjateng.com – Stok darah Ramadan 2026 di Batang menjadi fokus serius Unit Donor Darah PMI Kabupaten Batang.
“Setiap tahun bulan puasa itu masa rawan stok darah, jadi kami sudah siapkan strategi supaya kebutuhan pasien tetap aman,” kata penanggung jawab UDD PMI Batang, Isbandiyah, saat ditemui di markas PMI Batang, Jumat 20 Februari 2026.
Strategi stok darah Ramadan 2026 di Batang disusun sejak Februari dengan penambahan jam layanan donor hingga pukul 23.00 WIB untuk menyesuaikan pola aktivitas masyarakat yang berubah selama puasa.
“Biasanya donor sampai jam sembilan malam, tapi di bulan puasa kami tambah sampai jam sebelas malam biar warga tetap bisa donor setelah tarawih,” ujar Isbandiyah.
BACA JUGA: Cabai Batang Tembus Rp105 Ribu di Awal Ramadan, Ini Kata Disparperta
BACA JUGA: Hari Pertama Ramadan, Jibom Polda Jateng Musnahkan 29 Kg Serbuk Petasan di Batang
Selain perpanjangan jam layanan, UDD PMI Batang juga menyiapkan program Tarawih Keliling atau Tarling yang menggandeng masjid dan takmir untuk mengajak jamaah menjadi pendonor sukarela.
“Kami sudah jadwalkan Tarling di beberapa masjid seperti Masjid Agung, Kalipucang, sampai Babussalam Bandar, karena pengalaman kemarin cukup membantu menjaga stok,” katanya.
Upaya lain untuk menjaga stok darah Ramadan 2026 di Batang adalah mengirim pengingat melalui SMS kepada pendonor rutin agar kembali mendonor sesuai jadwal medis.
“Kami kirim SMS pengingat donor supaya pendonor lama tidak lupa, karena kebutuhan darah itu tidak bisa menunggu,” kata Isbandiyah.
BACA JUGA: Ramadan 1447 H, Hiburan Malam di Batang Tutup Total
BACA JUGA: Tabungan Wakil Ketua DPRD Batang Junaenah Hilang Rp 1,3 miliar di Bank Plat Merah
UDD PMI Batang juga menambah paket konsumsi donor berupa susu dan minyak goreng 500 ml untuk menarik minat masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
“Menu donor kami tambah susu dan minyak goreng karena ini kebutuhan rumah tangga, dan biasanya efektif menaikkan minat donor,” ujarnya.
Program event donor di markas PMI Batang juga disiapkan dengan target minimal 400 pendonor yang akan diberi paket hadiah sarung sebagai uji coba menggantikan sembako tahun sebelumnya.