BATANG, diswayjateng.com — Harga cabai di Pasar Batang melonjak tajam menjelang Ramadan 1447 H/2026 M.
Berdasarkan pantauan di Pasar Batang, harga cabai setan menembus Rp92 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp70–80 ribu per kilogram.
Harga cabai merah besar dan cabai rawit kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp25–32 ribu per kilogram.
Cabai hijau tercatat Rp24 ribu per kilogram, sementara bawang merah melonjak dari Rp32 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram.
BACA JUGA: Masalah Makin Kompleks, Kepala DP3AP2KB Batang: Anak Lebih Percaya Teman Sebaya
BACA JUGA: Diduga Frustasi Skripsi, Mahasiswa UMY asal Batang Bunuh Diri
Kenaikan harga cabai dan bawang merah di Batang terjadi dalam dua hingga tiga hari terakhir akibat lonjakan permintaan menjelang puasa dan Imlek serta terganggunya pasokan karena musim hujan.
Kepala Disperindagkop Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan cabai merupakan komoditas paling fluktuatif karena sangat bergantung pada cuaca dan distribusi.
“Musim hujan membuat sebagian hasil panen kualitasnya menurun, bahkan ada yang membusuk sebelum sampai ke pasar, itu yang memengaruhi harga, namun stok Batang secara umum masih cukup,” kata Wahyu, Rabu 18 Februari 2026.
Ia menambahkan komoditas telur dan daging juga mengalami kenaikan meski masih dalam batas wajar dan belum menyentuh angka 10 persen.
BACA JUGA: Warga Batang Keluhkan Lonjakan Pajak Kendaraan, Pemkab Jelaskan Tentang Opsen
BACA JUGA: Rawan Tumbang, Kecamatan Batang Pangkas Pepohonan Rimbun di Jalur Pantura
Untuk menekan kenaikan harga cabai jelang Ramadan 1447 H, Disperindagkop Batang bersama Bulog menyiapkan operasi pasar murah di sejumlah titik.
Operasi pasar murah Batang akan menyasar pasar tradisional dan kantong permukiman warga dengan jadwal menyesuaikan kemampuan daerah.
“Kami sudah menyiapkan beberapa kegiatan operasi pasar murah, jumlah dan waktunya menyesuaikan, tapi pasti ada,” tegas Wahyu.