TEGAL, diswayjateng.com - Rasa syukur membuncah. SK Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) untuk seluruh Jawa Tengah resmi turun dan akhirnya diserahkan oleh Dewan Pimpinan Pusat di Jakarta.
Setelah menanti tiga bulan sejak Musyawarah Daerah Serentak November 2025, SK itu turun juga. Termasuk, untuk DPD PAN Kota Tegal. Kini, semuanya siap fokus bekerja keras. Menatap masa bakti hingga 2030 mendatang.
Ketua DPD PAN Kota Tegal Nur Fitriani menegaskan target partainya: kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di empat Daerah Pemilihan harus terisi. Anggota DPRD dari PAN diminta turun ke masyarakat, aktif setiap hari, minimal di 10 titik.
“Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas,” kata Fitriani, Selasa (17/2).
Salah satu program nyata sudah dilakukan: penyediaan 10 titik air bersih untuk warga yang kekurangan air. Pesan tegas Fitriani: DPRD jangan diam, jangan malas.
“Kalau tidak mampu bekerja untuk rakyat, mundur saja,” ucapnya lugas.
Sebagai bagian dari kabinet Prabowo dan koalisi pemenangan, PAN mengaku harus semakin giat dan percaya diri. DPP akan meluncurkan banyak program kerakyatan. Bergabung dengan PAN, kata Fitriani, bukan hanya disapa saat Pemilu. Lebih dari itu, ini soal persaudaraan yang abadi.
“Jadi, tidak akan rugi bergabung dengan PAN,” ucap Firtriani, yang juga duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tegal.
Fitriani juga menyampaikan bahwa Ketua DPW PAN Jawa Tengah Sakti Trenggono akan turun langsung ke seluruh Dapil di Jawa Tengah. Terutama daerah maritim dan pelabuhan, termasuk Kota Tegal ini.
Tujuannya: memastikan program partai benar-benar sampai ke masyarakat. Sehingga, setiap program yang dirancang tidak hanya sekadar menjadi catatan, tapi nyata dirasakan oleh rakyat.