MAKASSAR, diswayjateng.com – Ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Nasional resmi ditutup di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2/2026). Kontingen Jawa Tengah berhasil meraih juara umum 2 dengan mencatatkan total medali terbanyak, yakni 284 medali, terdiri atas 92 emas, 115 perak, dan 77 perunggu.
Perhelatan dua tahunan pelajar Muhammadiyah ini menghadirkan persaingan ketat antar-kontingen dari berbagai provinsi. Jawa Tengah harus puas sebagai runner up kali ini, berada di bawah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai juara umum pertama.
Kontingen DIY sukses mengoleksi 98 medali emas, 64 perak, dan 41 perunggu dengan total 203 medali. Adapun Jawa Timur menempati posisi ketiga dengan raihan 51 emas, 34 perak, dan 30 perunggu atau total 115 medali.
Sekretaris Dikdasmen PNF PW Muhammadiyah Jawa Tengah, Rohmat Suprapto, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil ini tetap layak diapresiasi mengingat kerja keras para peserta dan tim pendamping.
“Alhamdulillah, atas kerja keras yang dilakukan oleh kontingen Jawa Tengah, Jawa Tengah sampai hari ini memperoleh medali emas sejumlah 92 emas dan menempatkan Jawa Tengah juara umum kedua setelah Daerah Khusus Ibukota Yogyakarta,” ujar Rohmat.
Ia menegaskan, sejumlah cabang lomba yang diikuti Jateng merupakan partisipasi perdana sehingga membutuhkan proses adaptasi dan persiapan lebih matang.
“Kami kira prestasi ini tetap harus kita berikan apresiasi, mengingat kerja keras dari anak-anak kita itu sudah mempersiapkan luar biasa. Ada beberapa mata lomba yang memang di Jawa Tengah baru pertama kali ikut. Jadi kami kira ini memang perlu persiapan yang matang dan kami yakin di tahun-tahun berikutnya Jawa Tengah akan kembali meraih juara umum satu,” lanjutnya.
Rohmat juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk orang tua peserta.
“Dan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap semua pihak yang sudah memberi bantuan moril maupun spirituil dan juga materiil. Dan terutama kepada orang tua peserta didik yang alhamdulillah secara ikhlas mendoakan, melepas anak-anak pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah untuk berlomba di ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 di Makassar ini,” katanya.
Ia berharap pengalaman di OlympicAD VIII menjadi bekal berharga bagi para pelajar Muhammadiyah.
“Teriring doa mudah-mudahan perjuangan anak-anak kita kelak akan menjadi penentu masa depan bangsa ini. Dan terlepas dari tidak mendapat juara umum atau mendapat juara umum, kami kira usaha yang sudah luar biasa maksimal ini akan menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka kelak di kemudian hari,” pungkasnya.
Penutupan OlympicAD VIII di Makassar menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang digelar sejak 13 Februari 2026.
OlimpicAD merupakan pertandingan aneka lomba antar pelajar Muhammadiyah yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia.