Gibran Tinjau Puncak Perayaan Imlek di Semarang, Tekankan Toleransi dan Revitalisasi Cagar Budaya
IMLEK VAGANZA:Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka meninjau kesiapan Imlek Vaganza di Klenteng Sam Poo Kong Semarang.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung persiapan puncak perayaan “Imlek Vaganza Harmoni Nusantara” di kompleks Kelenteng Sam Poo Kong pada Sabtu 14 Februari 2026 sore.
Agenda tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Wapres di Jawa Tengah sekaligus memastikan kesiapan acara Tahun Baru Imlek terbesar di Ibu Kota Provinsi Jateng.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, serta jajaran pengurus yayasan kelenteng. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu disambut atraksi barongsai dan tari-tarian tradisional Semarangan di tengah guyuran hujan.
Meski cuaca kurang bersahabat, Gibran tetap berkeliling area kelenteng yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata religi dan sejarah di Jawa Tengah. Ia juga masuk ke ruang utama tempat ibadah umat Khonghucu serta menyapa para pengunjung yang memadati lokasi.
Selain berdialog dengan pengurus, Wapres membagikan paket perlengkapan sekolah berupa buku dan alat tulis kepada anak-anak yang hadir. Ia juga memberikan angpao kepada tim barongsai yang tampil menyambut kedatangannya.
Antusiasme warga terlihat saat masyarakat berebut untuk bersalaman dan berfoto. Salah satu warga Semarang, Eviana, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden.
“Senang sekali bisa lihat dan salaman langsung. Anak-anak saya juga dapat alat tulis. Semoga acara Imlek besok lancar,” ujar Eviana.
Dalam peninjauan itu, Gibran tampak memperhatikan detail ornamen lampion serta kondisi bangunan cagar budaya di kompleks kelenteng. Pembina Yayasan Kelenteng Sam Poo Kong, Mulyadi Setiakusuma, menyebut Wapres memberikan perhatian khusus pada infrastruktur, termasuk bangunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
“Beliau menaruh perhatian pada kondisi gedung dan infrastruktur. Ada pesan agar ke depan bisa lebih tertata dan dimaksimalkan,” kata Mulyadi.
Menurut Mulyadi, Wapres juga menyampaikan pesan penting terkait nilai toleransi dan kebersamaan antarumat beragama. Tema “Harmoni Nusantara” yang diusung dalam Imlek Vaganza 2026 dinilai mencerminkan keberagaman Indonesia.
Selain itu, keputusan panitia memajukan puncak perayaan menjadi Minggu 15 Februari 2026 turut mendapat apresiasi. Penyesuaian jadwal dilakukan untuk menghormati umat Muslim yang akan memasuki masa persiapan awal Ramadan pada 18 Februari mendatang.
Dukungan terhadap perayaan Imlek juga datang dari Pemerintah Kota Semarang dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai kehadiran tokoh nasional akan berdampak positif terhadap promosi pariwisata daerah.
“Kehadiran Wakil Presiden menjadi energi positif sekaligus magnet promosi bagi Kota Semarang. Ini menunjukkan bahwa Semarang adalah kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman,” ujar Agustina.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: