Ngerinya Kondisi Pohon di Jalur Pantura Batang, 223 Rawan Roboh

Selasa 10-02-2026,15:23 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

UPTD P2PU Wilayah Subah dari DPUPR menyediakan dukungan teknis peralatan. Asper Perhutani Subah dilibatkan karena sebagian pohon berada di wilayah kewenangan kehutanan.

Dishub Kabupaten Batang mengatur arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. PLN ULP Subah dan Gringsing mengamankan jaringan listrik yang dilintasi dahan pohon.

Relawan Destana se-Kecamatan Subah membantu pengamanan dan pengondisian warga. Setelah Desa Clapar, tim akan bergeser ke Desa Sengon dan Desa Adinuso.

Di Desa Sengon lajur utara, terdapat 46 pohon yang dijadwalkan dipangkas pada Rabu, 11 Februari 2026. Di Desa Adinuso lajur utara, terdapat 42 pohon yang akan ditangani pada Kamis, 12 Februari 2026.

Sementara di lajur selatan Desa Sengon dan Adinuso, terdapat 45 pohon yang dijadwalkan dipangkas pada Senin, 16 Februari 2026.

Seluruh kegiatan dilaksanakan pada jam yang sama, yakni pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Muhammad Yasin menegaskan penanganan 223 pohon membahayakan di Pantura Subah merupakan prioritas pemerintah daerah.

Ia berharap pengguna jalan merasakan peningkatan rasa aman setelah pemangkasan rampung. Masyarakat diminta memahami adanya pengaturan lalu lintas sementara selama kegiatan berlangsung.

Pemangkasan ini diharapkan menekan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang dan dahan patah. Pemerintah Kecamatan Subah memastikan pemantauan jalur Pantura akan terus dilakukan secara berkala.

Kategori :