SALATIGA, diswayjateng.id - Pemkot Salatiga menggelar Uji Kompetensi Melalui Metode Assessment Center Seleksi Secara Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Salatiga.
Melalui Uji Kompetensi, Kepala Bidang Organisasi dan Tata Laksana Sekretaris Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Tuhana, S.H., M.Si., mengingatkan kepada Tim Panitia Seleksi (Pansel) soal profesionalisme.
Tuhana menekankan, agar Tim Pansel Uji Kompetensi calon Sekda Kota Salatiga untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional.
Hal tersebut disampaikan Dr. Tuhana, S.H., M.Si., ditengah pembukaan kegiatan yang dibuka Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Selasa 3 Februari 2026 malam.
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Ingatkan Manajemen PDAM Tidak Hanya Mengejar Kuantitas Sambungan Semata
BACA JUGA: Tunggu Ditetapkan dalam SK Wali Kota Salatiga, Nama RSUD dr. Soebarkat Akan Segera Dilaunching
Uji Kompetensi sendiri dilaksanakan di Swiss-Belhotel Solo, Kota Surakarta, dan akan berakhir pada Kamis 5 Februari 2026.
Uji kompetensi ini diikuti lima calon Sekda. Masing-masing Drs. Muthoin, M.Si., Yayat Nurhayat, AP.M.Si., Agung Hendratmiko, S.T., M.T., M.Si., Agung Pitoyo, A.P., M.M., dan Muh Sidqon Effendi, S.Si.T., M.T.
Dalam kesempatan itu, Dr. Tuhana, S.H., M.Si., mengucapkan selamat kepada lima orang calon Sekda Kota Salatiga yang lolos hingga ke tahap Uji kompetensi.
"Selamat bapak-bapak bisa lolos untuk seleksi administrasi yang bobotnya itu adalah 20% dan makalahnya juga 20%. Uji Kompetensi ini bobotnya 25%," ungkap dia.
BACA JUGA: Nina Agustin di Peringatan Hari Desa Nasional: Kota Salatiga Penyanggah Desa Sekitarnya
BACA JUGA: 28 Kontingen dari 96 Gereja se-Kota Salatiga Meriahkan Salatiga Christmas Parade
Ia menyampaikan, Tim Pansel akan bekerja secara profesional, terukur, objektif, dan tentunya dapat dipertanggungjawabkan.
"Saya tekankan kepada tim seleksi untuk mencari hal yang menjadi titik poin itu empat hal sebagai sekda ini," tentangnya.
Ke empat itu adalah, pertama Sekda harus memiliki integritas yang tinggi, ke-dua Sekda juga harus memiliki kemampuan untuk menginovasi, mengkreativitas diri, sebagai ketauladanan dari perangkat daerah lain.
BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Teken Komitmen Penerapan Manajemen Talenta ASN Bersama
BACA JUGA: Hingga November 2925, BAZNAS Kota Salatiga Distribusikan Dana Hingga Rp4,5 Millar
kemudian sebagai calon sekda harus bisa menentukan skala prioritas.
"Dan tak kalah penting juga adalah harus bisa menentukan kebijakan yang berbasis sains, ilmu pengetahuan dan berbasis kebutuhan masyarakat," imbuhnya.