KH Mudzakir Fauzi Tutup Usia, Muhammadiyah Kabupaten Tegal Berduka

KH Mudzakir Fauzi Tutup Usia, Muhammadiyah Kabupaten Tegal Berduka

SILATURAHMI - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal silaturahmi ke KH Mudzakir Fauzi beberapa waktu lalu. --

TEGAL, diswayjateng.com – Kabar duka datang dari tokoh Muhammadiyah Kabupaten Tegal. KH Mudzakir Fauzi, seorang pejuang dakwah, pendidik umat, dan teladan keistiqomahan tutup usia.

KH. Mudzakir Fauzi telah berpulang ke rahmatullah pada Sabtu (7/2) di RSI PKU Muhammadiyah Tegal, dalam usia 83 tahun. Almarhum setelah menjalani masa sakit dengan penuh kesabaran dan tawakal kepada Allah SWT.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal KH Fathin Hamam mengenang salah satu pejuang Muhammadiyah ini. Menurutnya, almarhum adalah sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk Persyarikatan Muhammadiyah.

Sejak tahun 1971 hingga 201, selama kurang lebih empat dekade, KH Mudzakir Fauzi mengabdikan diri menjadi pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal dan aktif di Muhammadiyah. 

Waktu yang panjang itu menjadi saksi keteguhan beliau dalam mengemban amanah dakwah amar ma’ruf nahi munkar, tanpa pamrih dan tanpa lelah.

Dalam perjalanan dakwahnya, lanjut pria yang akrab disana Kaji Ating ini, KH. Mudzakir Fauzi dikenal sebagai pribadi yang sederhana, istiqomah, dan penuh keteladanan.

‘’Beliau tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui sikap hidup, kedisiplinan berorganisasi, dan kesetiaan terhadap manhaj Muhammadiyah,’’ tambahnya .

Menurutnya, dakwah bagi beliau Adalah jalan hidup—ibadah yang dijalani dengan kesungguhan dan keikhlasan, bukan sekadar kegiatan.

‘’Beliau hadir di tengah umat sebagai penyejuk, penuntun, dan penguat. Dalam berbagai dinamika persyarikatan, almarhum tetap teguh menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, serta menanamkan nilai-nilai Islam berkemajuan,’’ katanya.

Di sisi lain, keistiqomahan KH Mudzakir Fauzi menjadi pesan yang hidup. Bahwa dakwah tidak selalu tentang hasil yang cepat terlihat, tetapi tentang kesetiaan menapaki jalan kebenaran hingga akhir hayat.

Fathin menambahkan, istiqomah dalam dakwah Adalah pesan yang senantiasa tercermin dari perjalanan hidup KH. Mudzakir Fauzi. Yaitu istiqomah dalam niat, dalam amal, dan dalam pengabdian. ‘’Tetap berjalan meski pelan, tetap berjuang meski sunyi, dan tetap setia meski zaman berubah,’’ katanya.

Kini KH Mudzakir Fauzi telah kembali kepada Allah SWT. Namun jejak perjuangan, semangat dakwah, dan keteladanan hidupnya akan terus hidup di Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Tegal dan di hati umat yang pernah merasakan sentuhan dakwahnya.

‘’Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan almarhum di sisi terbaik-Nya. Semoga kita yang ditinggalkan mampu melanjutkan perjuangan dengan semangat yang sama: istiqomah dalam dakwah, ikhlas dalam pengabdian,’’ pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait