Dirawat di RSUP Kariadi Semarang, Wakil bupati Klaten Meninggal Dunia

Dirawat di RSUP Kariadi Semarang, Wakil bupati Klaten Meninggal Dunia

Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto semasa hidup di sebuah acara -Istimewa/ Umar Dani -

SEMARANG, diswayjateng.id – Kabar duka datang dari Kabupaten Klaten. Wakil Bupati (Wabup) Klaten, Benny Indra Ardhianto, meninggal dunia pada usia 33 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Benny yang juga merupakan kader Partai Gerindra.

“Atas nama pribadi, keluarga, serta seluruh keluarga besar Partai Gerindra Jawa Tengah, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya sahabat saya Benny Indra Ardhianto,” ujar Sudaryono.

Sudaryono menilai kepergian Benny menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Klaten dan Partai Gerindra.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan masyarakat Klaten, tetapi juga bagi Partai Gerindra,” lanjutnya.

Diketahui, Benny Indra Ardhianto meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUP dr Kariadi Semarang, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Menurut Sudaryono, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang memiliki semangat pengabdian tinggi serta berdedikasi dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati Klaten.

“Di usia yang relatif muda, almarhum telah menunjukkan komitmen kuat sebagai pemimpin daerah sekaligus kader partai. Dedikasi, integritas, serta kerja-kerja nyata beliau untuk masyarakat Klaten akan selalu kami kenang,” katanya.

Wakil Menteri Pertanian RI itu juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

“Semoga almarhum husnul khatimah, seluruh amal ibadahnya diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keteguhan hati. 

Partai Gerindra akan melanjutkan semangat perjuangan almarhum dalam mengabdi kepada rakyat,” tutup Sudaryono.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: