UNGARAN, diswayjateng.com - Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau titik terparah bencana korban angin puting beliung di 3 Kecamatan di Kabupaten Semarang, Minggu 1 Februari 2026.
Bersama Forkopimda dan BPPD Kabupaten Semarang, Bupati juga menyerahkan bantuan yang merupakan program kebencanaan yakni di Kecamatan Pabelan, Kecamatan Tengaran, dan Kecamatan Suruh.
Adapun bentuk bantuan berupa sejumlah sembako bagi kepala keluarga terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu 31 Januari 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Semarang Alexander Gunawan Tribiantoro, S.STP., M.M mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan kebencanaan yang telah dianggarkan oleh APBD Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: BPBD dan PMI Demak Salurkan Bantuan Korban Rumah Roboh di Sayung
BACA JUGA: BPBD Koordinasi Bareng Dinas Pusdataru Bahas Perubahan Alur DAS Gung
"Tadi pagi kami bersama Bupati Semarang Bapak Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan kebencanaan kepada korban angin puting beliung," kata Alex usai menyerahkan bantuan.
Ia mengungkapkan,bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Semarang terhadap nasib para korban.
"Tadi di serahkan oleh Bapak Bupati dan Forkompimda. Itu logistik untuk penanganan lanjutan pembersihan dan penaganan internal masyarakat," terangnya.
Ia berharap, dengan adanya situasi potensi cuaca saat ini pihaknya menghimbau pada masyarakat agar mengindentifikasi tempat - tempat yang rawan bencana segera koordinasi dengan RT/RW kelurahan, pemdes dan kecamatan serta dinas terkait.
BACA JUGA: Lima Rumah Hingga Kandang Ayam Rusak, Angin Puting Beliung Terjang Pabelan Kabupaten Semarang
BACA JUGA: Angin Puting Beliung Terjang Desa Pesarean Kabupaten Tegal
Selain, lanjut Alex, mewaspadai potensi banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor.
"Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun baliho roboh," pungkasnya.
Ia berharap tidak terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Semarang, namun karena kondisi geografis dan alam masih menyimpan potensi bencana alam yang tinggi.
"Karenanya tetap diperlukan langkah dan tindakan antisipatif," imbuhnya.
Sementara, bencana angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang pada Sabtu 31 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB menyebabkan kerusakan di tiga kecamatan.
BACA JUGA: Berbekal 70 ton Aspal Tiap Hari, BBPJN Jateng-DIY Berburu Lubang Jalan Pantura Batang-Pemalang
BACA JUGA: Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Gor Kridanggo, Penghuni RSUD Salatiga Panik, Gedung Fisioterapi Retak
Selain itu, memutus sementara jalur penghubung Salatiga–Dadap Ayam akibat pohon dan tiang listrik tumbang menutup badan jalan.
Dari data sementara pihak berwenang, angin puting beliung melanda tiga desa di tiga kecamatan berbeda, yakni Dusun Nali, Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Dusun Barukan, Kecamatan Tengaran serta Desa Sumberejo, Kecamatan Pabelan.