Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Aliran Kali Tuntang Rawa Pening

Kamis 29-01-2026,09:01 WIB
Reporter : Erna Yunus Basri
Editor : Laela Nurchayati

UNGARAN, diswayjateng.com - Rumadi, seorang nelayan 66 tahun warga Bawen ditemukan tewas di aliran Kali Tuntang Rawa Pening, tepatnya di Dusun Ba’an Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. 

Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Warga yang mengetahui adanya korban meninggal dunia, langsung menghubungi Kepolisian dan aparat desa setempat. 

Evakuasi jasad korban dilakukan dengan melibatkan Tim gabungan, yang sempat menyisir sekitar penemuan perahu. Kejadian ini langsung ditangani Polsek Bawen. 

Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti SH. MH., saat dilokasi membenarkan kejadian itu.

BACA JUGA: 30 Personel Masuki Purna Tugas, Polres Semarang Gelar Wisuda Purna Bhakti

BACA JUGA: Panen kuartal IV, Polres Semarang Sumbangkan 45,94 Ton Jagung

"Korban diketahui memiliki rutinitas mencari ikan setiap hari seorang diri sejak pagi hari di kawasan Kali Tuntang Rawa Pening," ungkap Kapolsek AKP Wiwid Wijayanti saat dikonfirmasi, Kamis 29 Januari 2026. 

AKP Wiwid Wijayanti menerangkan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu 28 Januari 2026. 

Dimana, seorang saksi Ifan (40) awalnya melihat perahu hanyut tanpa awak di aliran Kali Tuntang. Menyadari ada yang mencurigakan, warga melaporkannya Polsek Bawen guna melakukan pencarian di sekitar lokasi.

"Saat saya hendak mencari ikan mengetahui perahu milik korban hanyut terbawa arus, namun korban tidak ada dan memberitahukan kepada nelayan lain serta Polsek Bawen," jelas Ifan.

Sampai akhirnya, pukul 07.30 WIB korban ditemukan Tim gabungan setelah menyisir sekitar penemuan perahu. 

BACA JUGA: Awal tahun 2026, 87 Personel Polres Semarang Naik Pangkat Wajib Tanam Pohon

BACA JUGA: Personel Polres Semarang Gotong Royong Pembuatan Jembatan Kali Sigandul

Dari keterangan para saksi, korban memang rutin berangkat mencari ikan sekitar pukul 04.30 WIB. Saat kejadian, korban diduga terpeleset ketika beraktivitas.

Jasad korban ditemukan di sekitar lokasi jaring ikan yang biasa dipasang. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Dusun Sumurup Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. 

Korban berhasil ditemukan pada radius kurang lebih 500 meter, dari ditemukannya perahu korban yang hanyut. 

"Para saksi sudah hafal dengan perahu dan lokasi korban sering memasang jaring ikan, sehingga memudahkan pencarian," jelasnya.

Tim medis dari Puskesmas Bawen langsung melakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh petugas kesehatan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

BACA JUGA: Resmikan Mushola Al Ikhlas Polsek Suruh, Kapolres Semarang Sisipkan Pesan Ini

BACA JUGA: Kapolres Semarang Minta Anggota Lebih Respek Terhadap Lingkungan, Mitigasi Awal Cegah Bencana

Dan menurut keterangan keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit. 

"Dugaan sementara korban terpeleset atau terjatuh dari perahu, saat mengambil jaring ikan yang sudah dipasang korban," tambah Kapolsek.

Dari keterangan keluarga korban, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, dengan membuat surat pernyataan. 

"Kami selanjutnya Polsek Bawen menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan," imbuhnya. 

 

Kategori :