Ditinggal Membuang Sampah ke TPU, Pria Lansia di Ungaran Ditemukan Tewas Menggantung
MENGECEK : Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta SH. MH., saat mengecek kondisi rumah pria yang ditemukan meninggal dunia. Foto : ist/Erna Yunus Basri--
UNGARAN, diswayjateng.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial TW (60) ditemukan tewas dalam posisi menggantung di rumahnya, di kawasan Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Polres Semarang yang menerima laporan dibantu jajaran Polsek Ungaran, langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Melibatkan Unit Inafis dan tim kesehatan Kelurahan Bandarjo, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., melalui Kapolsek Ungaran Barat Kompol Sugiyarta SH. MH., membenarkan kejadian tersebut.
Kompol Sugiyarta mengungkapkan, sebelum korban ditemukan meninggal TW sempat mengeluh capek dan sempat dibuatkan minuman hangat oleh istri korban.
"Penemuan jenazah ini terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 14.40 WIB. Kali pertama korban meninggal dunia diketahui langsung oleh istri korban saat hendak membuka pintu," kata Kompol Sugiyarta, Selasa 20 Januari 2026.
Lalu istri dan anaknya pamitan pergi membuang sampah di TPA sekitar rumahnya, setelah pulang pintu rumah tidak bisa dibuka seperti terganjal.
Curiga ada yang tidak beres, keduanya mendobrak pintu dan mendapati korban meninggal dalam kondisi menggantung dibalik pintu.
"Dari hasil olah TKP awal Tim Inafis dibantu pihak medis yang mendatangi TKP, didapati korban meninggal diduga akibat gantung diri," ungkapnya.
Sebelumnya, dari keterangan saksi-saksi korban tidak menunjukkan perilaku aneh sebalum melakukan perbuatannya.
Rari pihak keluarga sendiri, juga belum bisa dimintai keterangan terkait alasan korban melakukan bunuh diri.
Atas permintaan keluarga, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Di jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau pun luka.
"Atas kejadian ini, keluarga membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: