Dir Reskrim Polda Jateng Datangi TKP Rumah Juragan Sate di Boyolali, Sempat Sebut Pembunuhan Berencana

Dir Reskrim Polda Jateng Datangi TKP Rumah Juragan Sate di Boyolali, Sempat Sebut Pembunuhan Berencana

DI RUMAH DUKA : Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dr Muhammad Anwar Nasir (rompi hitam berbatik) saat berada di rumah duka kejadian perampokan sadis di Boyolali, Jumat 30 Januari 2026. Foto : Erna Yunus Basri--

BOYOLALI, diswayjateng.com - Tim Inafis dan Pejabat Utama (PJU) Dit Reskrimum Polda Jateng mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) perampokan sadis di rumah juragan sate di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali, Jumat 30 Januari 2026. 

Tim terdiri dari 5 orang dipimpin langsung Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H.

Terlihat pula, diantara tim Katim Resmob Polda Jateng, AKP Rio Adi Putra S.Tr.K.,S.I.K., terlihat diantara tim Dit Reskrim Polda Jateng. 

Tim langsung masuk ke dalam rumah duka, yang masih terpasang garis polisi, beserta Tim Krimum Polda Jateng. 



Keberadaan Tim Inafis dan PJU Dit Reskrimum Polda Jateng di dalam rumah duka kurang lebih 30-45 menit. Namun, tidak ada benda yang dibawa keluar. 

Selang setengah jam kemudian, empat orang Anggota Satreskrim Polres Boyolali turut tiba di TKP. 

Kepada warga yang tengah takziah, meminta izin untuk mengitari seputaran rumah duka guna mencari barang bukti (BB) tambahan. 

Usai olah TKP, tim dari Polda Jateng keluar dan langsung berpamitan dengan perangkat Dukuh, Desa, Forkopincam dan keluarga korban. 

Saat coba dikonfirmasi wartawan, Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H., enggan memberikan keterangan. Hanya meminta wartawan untuk menunggu waktunya yang disiapkan.

"Nanti ya, nanti kami waktu khusus ya," ungkap salah satu anggota Tim. 

Namun, sekilas seorang anggota sambil memegang ponsel mengungkap jika kasus dialami ibu-anak dari seorang juragan sate di Karanggede, Boyolali ini adalah pembunuhan berencana. 



Terpisah, Kapolsek Karanggede AKP Suramto Widodo mengaku pihaknya telah melakukan Pulbaket (Pengumpulan Bahan dan Keterangan) dalam kasus menyebabkan seorang bocah 5 tahun OA alias Olin tewas di tempat. 

"Saat ini, kami telah melakukan Pulbaket. Sebelumnya memang kami mendatango TKP dan benar terdapat kejadian tindak pidana Curas," terang Kapolsek.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek mewanti-wanti kepada masyarakat, khususnya jika di dalam rumah tidak terdapat sosok laki-laki agar pintu selalu terkunci demi menjaga keamanan. 

Sementara, informasi wartawan di lokasi kejadian selepas Jumatan ayah korban akan tiba di rumah duka. 

Disaat bersamaan, pun berencana akan kembali mendatangi rumah duka. Sebelumnya, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan satu korban terluka dalam kasus ini kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo, Boyolali. 

Ia memastikan, satu korban sudah tidak bernyawa yakni anak pemilik rumah yang berusia 5 tahun berinisial AO. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: