Jokowi Akui Bertemu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis

Rabu 14-01-2026,23:00 WIB
Reporter : Achmad Khalik Ali
Editor : Wawan Setiawan

SOLO, diswayjateng.id — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membenarkan pertemuannya dengan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, dua tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat namanya. 
 
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Jokowi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Kamis 8 Januari 2026.
 
Jokowi menegaskan pertemuan itu murni bersifat silaturahmi. Ia menyebut Eggy dan Damai datang didampingi kuasa hukum mereka, Elida Netty, tanpa agenda pembahasan teknis perkara hukum.
 
“Benar, Prof Eggy Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis hadir ke rumah saya untuk bersilaturahmi. Mereka didampingi kuasa hukum Ibu Elida Netty. Saya menghargai dan menghormati silaturahmi tersebut,” kata Jokowi saat ditemui awak media, Rabu 14 Januari 2026.
 
Meski demikian, Jokowi tidak menampik bahwa pertemuan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan aparat penegak hukum, khususnya penyidik Polda Metro Jaya, dalam menangani perkara yang tengah berjalan.
 
“Dari silaturahmi itu, saya berharap bisa menjadi pertimbangan bagi penyidik Polda Metro Jaya, termasuk kemungkinan ditempuhnya restorative justice. Namun itu sepenuhnya kewenangan penyidik,” ujarnya.
 
Saat ditanya apakah Eggy dan Damai menyampaikan permintaan maaf secara langsung, Jokowi memilih tidak memperdebatkan hal tersebut. Ia menilai esensi pertemuan terletak pada niat baik untuk bersilaturahmi.
 
“Ada atau tidak permintaan maaf, menurut saya tidak perlu diperdebatkan. Niat baik silaturahmi itu yang saya hargai,” tegas Jokowi.
 
Jokowi juga enggan berspekulasi terkait kemungkinan penghentian perkara hukum yang menjerat kedua tersangka.
 
Menurutnya, aspek tersebut akan ditindaklanjuti oleh masing-masing kuasa hukum dan aparat penegak hukum.
 
“Soal proses hukum, itu nanti akan ditindaklanjuti oleh pengacara beliau dan penyidik,” pungkasnya. (AKA)
 
Kategori :