Awal 2026, Ratusan Pesilat Muda Adu Jurus di GOR Abirawa Batang

Minggu 04-01-2026,18:29 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Wawan Setiawan

Cahyono menjelaskan bahwa kategori usia yang dipertandingkan memang difokuskan pada kelompok usia muda.  

“Usia dini 1, usia dini 2, terus pra-remaja dan remaja,” jelasnya.  

Kategori usia dini 1 sendiri diikuti oleh anak-anak kelas 1 hingga kelas 3 sekolah dasar.  

Sementara kategori pra-remaja diperuntukkan bagi peserta usia SMP kelas 7 sampai kelas 9.  

Kejuaraan Pencak Silat Open Piala Disparpora Batang 2025 tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata.  

Cahyono menyebut tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga keberlanjutan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.  

“Tujuannya untuk uri-uri budaya bangsa, pencak silat budaya bangsa,” ujar Cahyono.  

Melalui kompetisi sejak usia dini, nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan karakter kebangsaan ditanamkan sejak awal.  

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Batang, Danang Aji Saputra, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Open Piala Disparpora Batang 2025.  

Danang menilai kejuaraan ini sejalan dengan visi IPSI dalam membangun pembinaan atlet jangka panjang.  

“Harapan dari IPSI, semua perguruan melakukan pembinaan memang dari usia dini,” kata Danang Aji Saputra.  

Ia menekankan bahwa pencak silat tidak bisa dibentuk secara instan tanpa proses berjenjang.  

“Silat itu tidak bisa dibentuk secara instan, harus jangka panjang dan melalui pembinaan yang tidak terputus,” ujarnya.  

Danang juga mendorong seluruh perguruan pencak silat di Batang untuk aktif menggelar kejuaraan serupa.  

Menurutnya, kejuaraan internal maupun terbuka menjadi sarana penting dalam mengasah mental dan teknik atlet muda.  

“Semua perguruan diharapkan mengadakan berbagai macam kejuaraan, baik internal maupun open,” kata Danang.  

Kategori :