“Tidak perlu berpesta secara berlebihan. Lebih baik memperbanyak doa dan menjadikan momentum tahun baru sebagai refleksi diri. Tahun 2025 menjadi bahan evaluasi untuk menyongsong 2026,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus memastikan keamanan seluruh rangkaian perayaan hari besar keagamaan di wilayah Jawa Tengah.