11 Ribu Peserta Diprediksi Hadir, Semarang Matangkan Persiapan MTQ Nasional ke-31

11 Ribu Peserta Diprediksi Hadir, Semarang Matangkan Persiapan MTQ Nasional ke-31

Pemerintah Kota Semarang mulai mengintensifkan persiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31 tahun 2026.-Dok pemkot semarang-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.com — Upaya penguatan dukungan terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 di Kota Semarang mulai digencarkan. Melalui agenda silaturrahmi ulama Kota Semarang, dukungan dari tokoh agama diharapkan dapat memperkuat kesiapan daerah sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar pada 2026 mendatang. 

 

Kegiatan silaturrahmi ulama Kota Semarang tersebut dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, pada Rabu 1 April 2026. Dalam rangka mendukung MTQ Nasional ke-31, sejumlah pondok pesantren dan tokoh ulama dikunjungi sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan religius di Kota Semarang. 

 

Dalam agenda silaturrahmi ulama Kota Semarang itu, kunjungan diawali ke Pondok Pesantren Assodiqiyah yang diasuh oleh KH Sodiq Hamzah. Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo yang dipimpin KH Dzikron Abdullah. Dukungan terhadap MTQ Nasional ke-31 juga diharapkan dari tokoh masyarakat, termasuk dari kediaman mantan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz yang turut disambangi. 

 

Melalui silaturrahmi ulama Kota Semarang, komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan ulama disebut tengah dibangun untuk menyukseskan MTQ Nasional ke-31. Peran ulama dinilai penting dalam memberikan arahan agar penyelenggaraan kegiatan berjalan sesuai nilai keagamaan. 

 

Disampaikan oleh Agustina, kunjungan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan dimaksudkan untuk mempererat hubungan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas. 

 

“Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih mendalam dan lebih sering. Ke depan, tidak hanya lurah dan camat yang sowan, tetapi juga perangkat daerah terkait,” ujar Agustina, Rabu 1 April 2026. 

 

Lebih lanjut, kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah disebut terus dimatangkan. Namun, pemahaman terhadap nilai dan tradisi MTQ diakui masih memerlukan masukan dari para ulama. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: