Menurutnya, inovasi BAZNAS RI ini merupakan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi umat serta mendorong transformasi mustahik menjadi mandiri.
“Pemprov Jawa Tengah sangat mengapresiasi program ini, terlebih karena diarahkan untuk pemberdayaan dalam upaya mengentaskan kemiskinan,” ujar Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat membantu para mustahik memiliki penghasilan rutin sehingga dapat bertransformasi menjadi muzaki.
Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin untuk membangun ekosistem syariah di Jawa Tengah.
Sumarno menilai kehadiran ZCoffee, Zmart, dan BMM akan mempercepat terwujudnya ekosistem tersebut.
Tren konsumsi kopi, misalnya, menjadi peluang berkembangnya jaringan ZCoffee.
Sementara Zmart diyakini dapat membangun kepercayaan masyarakat bahwa sistem ritel tidak selalu berorientasi pada keuntungan semata.
Adapun BMM memberikan layanan pembiayaan yang melindungi umat dari praktik riba.
“BMM yang bermitra dengan masjid ini menjadi solusi bagi umat agar terhindar dari rentenir dan pinjaman ilegal,” tegasnya.