Konsep itu menggabungkan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi ekonomi sirkular secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Perdana, Dapur MBG Margadana Kota Tegal Distribusikan 1181 Porsi Makan Bergizi
BACA JUGA:Fraksi-fraksi DPRD Kota Tegal Tanggapi Penjelasan RPJMD 2025-2029
Dia berharap melalui pembentukan bank sampah di tingkat RW, Pemkot sedang membangun sebuah ekosistem baru, ekosistem warga yang sadar akan pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus mandiri secara ekonomi.
Karena sampah an organik yang sebelumnya dibuang begitu saja, kini bisa diubah menjadi tabungan, bahkan bahan baku kerajinan. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian dan penghijauan.