Disdag Kota Semarang Evaluasi Lelang Parkir Pasar Tradisional, Cegah Konflik Pengelola

Rabu 11-06-2025,19:28 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Wawan Setiawan

Ia berharap dalam pengelolaan, baik Juru Parkir (Jukir) yang baru dan lama tetap harus dilibatkan. 

"Kalau bisa semua dilibatkan, karena mereka itu berkawan, bersaudara, berteman sama-sama di Kota Semarang ya dirembuk enaknya seperti apa supaya tidak berkembang ke mana-mana," ujar Bang Amoy.

Agar tidak terjadi perselisihan kembali, lelang akan dilakukan secara terbuka, dibentuk tim dan patokan harga.

"Tahun depan kita akan membuat lelang terbuka dengan tim. Yang pastinya kita harus punya harga patokan. Misal kita targetan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5 juta, sehingga pemenang lelang logikanya harus mendapatkan lebih dari Rp 5 juta per harinya," ujar Bang Amoy. 

Pengelolaan lahan parkir pasar tradisional di Kota Semarang yang sudah berjalan sejak 1 Juni 2025 ini masih banyak yang belum mengetahuinya, termasuk salah satu Juru Parkir Pasar Johar Baru, Yeyen.

Ia mengaku belum mengetahui informasi lahan parkir dipegang oleh pihak ketiga, dan masih tetap menjalankan aktivitas parkir seperti biasa.

"Belum tahu kalau dipegang pihak ketiga, saat ini masih parkir seperti biasanya," terangnya.

Yeyen sudah menjadi juru parkir dilokasi tersebut selama 1 tahun, setiap harinya mendapatkan penghasilan mencapai Rp100 ribu dan disetorkan kepihak masjid Agung Semarang sebesar Rp30 ribu.

"Disini baru 1 tahun, setiap harinya dapat Rp 100 ribu dipotong setoran ke masjid Rp30 ribu," ungkapnya.

Menurutnya, akan kehilangan lapangan pekerjaan jika lahan parkir pasar tradisional diambil alih oleh pihak ketiga.

"Pusing juga, bakalan kehilangan pekerjaan kalau diambil alih pihak ketiga," terangnya.

Ia berharap, meskipun jadi diambil alih pihak ketiga, Yeyen dan rekannya masih tetap dilibatkan dalam mengatur lahan parkir.

"Saya berharap masih tetap dilibatkan mengurus lahan parkir meskipun sudah diambil alih oleh pihak ketiga," pungkasnya.

Kategori :