Arus Mudik dan Balik Lebaran, Bupati Tegal Beri Pesan Begini
MONITORING - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama jajaran Forkopimda melakukan monitoring di sejumlah titik yakni di Pos Pengamanan Klonengan, Pos Pengamanan Obyek Wisata Guci, Pos Pengamanan Yomani, serta beberapa pos di jalur selatan dan utara Kab--
SLAWI, diswayjateng.com – Arus mudik dan balik Lebaran 2026 mulai terasa di sejumlah jalur utama di wilayah Kabupaten Tegal. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengingatkan para pemudik untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan selama perjalanan.
Menurutnya, perjalanan jauh kerap membuat kondisi tubuh menurun tanpa disadari. Karena itu, pemudik diminta tidak memaksakan diri saat kelelahan melanda.
"Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat dan tidak memaksakan diri. Jangan terburu-buru ingin cepat sampai jika kondisi tubuh tidak fit,” pesan Bupati Ischak, Selasa (24/3/2026).
Ia menegaskan, momen Lebaran seharusnya menjadi waktu penuh kebahagiaan, bukan justru diwarnai risiko kecelakaan akibat kelalaian di perjalanan.
Oleh karena itu, kesadaran pribadi menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan, baik bagi pengendara maupun penumpang.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menginstruksikan seluruh kecamatan untuk membuka kantor kecamatan sebagai rest area.
Fasilitas ini dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat sejenak, melepas lelah, hingga memastikan kondisi tubuh kembali prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Langkah ini mendapat respons positif dari para pemudik. Salah satunya, Angga (38), pemudik asal Jakarta tujuan Slawi, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut.
“Lumayan banget, Mas. Tadi sempat ngantuk di jalan, terus lihat ada kantor kecamatan dibuka. Bisa istirahat sebentar, minum, terus lanjut lagi. Jadi lebih aman,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Siti (29), pemudik yang membawa dua anaknya dari Bekasi menuju kampung halaman di Balapulang. Ia mengaku merasa lebih tenang karena memiliki opsi tempat istirahat yang aman dan mudah dijangkau.
“Kalau bawa anak kecil kan nggak bisa dipaksakan ya. Adanya tempat istirahat seperti ini sangat membantu, apalagi kalau rest area di jalan utama penuh,” tuturnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Tegal berharap arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan minim kecelakaan.
Bupati juga kembali mengingatkan bahwa perjalanan bukan soal cepat sampai, tetapi bagaimana bisa tiba di tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:







