DISWAYJATENG.ID – Mendengar kata wisata candi pasti yang sering kita degar yakni, Candi Borobudur. Walaupun candi tersebut sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia, akan tetapi untuk Candi Umbul juga tidak kalah dengan keindahan dan sejarahnya.
Untuk kawasan objek wisata Candi Umbul pada 2020 dilakukan penataan secara menyeluruh, namun tidak menyentuh atau merubah peninggalan-peninggalan sejarah yang ada. Perubahan hanya di sisi fasilitas penunjang kenyamanan para wisatawan, jadi bagi wisatawan yang sudah lama tidak berkunjung ke Candi Umbul tepatnya sebelum 2020, maka akan melihat panorama yang jauh berbeda dengan sebelumnya. Candi Umbul yakni objek wisata yang sangat bersejarah dan memiliki ciri khas dengan dua kolam renang. Kolam renang pertama berupa air panas alami yang ke dua adalah kolam air dingin. Sejarah Candi Umbul Sejarah Candi Umbul suda ada dari sejak ratusan tahun yang lalu, Candi Umbul diperkirakan dibangun pada abad ke 8 pada masa kerajaan Mataram Kuno. Jangan heran jika banyak sejarah tentang candi kebanyakan merujuk di abad ke 8 sampai abad ke 9. Karena pada masa tersebut terjadi perkembangan yang pesat pembangunan candi, namun untuk konteks Candi Umbul para pengunjung yang pertama kali datang akan merasa kebingungan mencari dimana letak candinya. Candi Umbul yang ada sekarang hanya menyisakan batu-batu bersejarah sebagai bahan pembuatan candi tersebut yang diperkirakan terdapat 2 candi yang berpasangan, yang ada saat ini di lokasi Candi Umbul adalah 2 kolam renang yang terbuat dari batuan andesit sebagai lokasi pemandian para bangsawan saat itu serta beberapa arca. Destinasi Wisata Keluarga yang Nyaman Pasca penataan maka objek wisata Candi Umbul menjadi destinasi wisata keluarga yang sangat nyaman dan edukatif. Banyak sekali spot yang nyaman untuk menikmati keindahan alam sekitar sambil meredakan lelah setelah puas berenang atau bermain air di kolam bersejarah. 2 Kolam Pemandian yang Bersejarah Tentu saja sensasinya akan berbeda dengan berenang di kolam-kolam lainnya, sensasi yang ditawarkan adalah berenang atau mandi ala kaum bangsawan di abad ke 8. Air panas di kolam tersebut bersumber dari 2 mata air yang tepaat berada di kolam, di sisi kolam terdapat beberapa arca yang bersejarah serta bebatuan yang berasal dari Candi Umbul. Fasilitas Untuk fasilitas umum yang ada di sekitar Candi Umbul diantaranya adanya kamar mandi dan toilet, mushola, warung makanan dan minuman, gazebo untuk beristirahat. Jam Buka Untuk jam operasional Candi Umbul dibuka setiap hari, dan mulai pukul 06.00 hingga 17.30 waktu setempat. Harga Tiket Masuk Sedangkan harga tiket masuk Candi Umbul sangat murah yakni Rp5.000 saja per orangnya. Lokasi Lokasi Candi Umbul berada di Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Petunjuk Jalan Menuju Candi Umbul Rute menuju Candi Umbul dari Kota Magelang akan menempuh sejauh 19 km dengan estimasi waktu sekitar 30 menit melaui jalan utama Magelang-Semarang. Sudah tersedia beberapa petunjuk jalan yang akan mengarahkanmu menuju Candi Umbul, ketika sudah memasuki sebuah belokan kecil di sebelah kanan lokasi Candi Umbul tidak jauh lagi. Kurang lebih sekitar 600 meter dari jalan utama Magelang-Semarang dengan akses jalan hingga tiba di area parkir candi sudah baik. Jika kamu datang dari arah Ambarawa dengan melajukan kendaraan menuju jalan utama Magelang dengan jarak tempuh sekitar 20 km, untuk kemudian belok ke arah kiri menuju candi. Sedangkan untuk kalian yang datang dari Kecamatan Grabag dengan menyusuri Jalan Raya Grabag menuju Magelang dengan jarak yang akan ditempuh sekitar 1,5 km saja. Lalu belok ke kanan menuju Jalan Candi Umbul sekitar 3 km jauhnya menuju Curug Umbul. BACA JUGA:Air Terjun Kedung Kayang: Ini Dia Destinasi Keindahan Wisata yang Sangat Menawan Nah itu dia beberapa daya tarik serta sejarah singkat tentang wisata Candi Umbul Magelang ini, semoga bermanfaat. (*)Ini Dia Sejarah dan Daya Tarik yang Indah di Wisata Candi Umbul
Minggu 23-07-2023,17:33 WIB
Reporter : Dimas Hadi Ibrahim
Editor : Dimas Hadi Ibrahim
Kategori :
Terkait
Kamis 04-06-2026,08:30 WIB
Gubernur Jateng Dorong Pemerataan Pendidikan di Lereng Merbabu, Sumbing, dan Bruno Purworejo
Senin 01-06-2026,19:00 WIB
Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Borobudur, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat
Sabtu 09-05-2026,07:00 WIB
Komisi D DPRD Jateng Tinjau Rehabilitasi Jalan Magelang–Ngablak, Soroti Kenaikan Harga Aspal
Rabu 29-04-2026,14:31 WIB
Geger, Pria Asal Bekasi Ditemukan Meninggal di RedDoorz Batang
Sabtu 18-04-2026,17:16 WIB
Prabowo Hadiri KPPD di Akmil Magelang, Tekankan Soliditas dan Patriotisme Ketua DPRD
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,10:00 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Batang 7,79 Persen, Bupati Tantang Ekonomi Kreatif dan UMKM Berkontribusi Lebih
Kamis 11-06-2026,08:08 WIB
Sidang TPPU Gus Yazid Memanas, Nama Ketua DPRD Cilacap hingga Pangdam Muncul dalam Catatan Aliran Dana
Kamis 11-06-2026,09:18 WIB
25 Tahun Mengabdi, SMK Negeri 3 Tegal Terus Berkembang dan Berikan Kontribusi Nyata
Kamis 11-06-2026,10:30 WIB
Harga Aspal Melesat, Pemkab Jamin Kondisi Jalan di Kudus Tetap Terawat
Kamis 11-06-2026,05:00 WIB
Hadapi Perubahan Iklim, DLH dan Asobsi Kota Tegal Ajak Masyarakat Beraksi
Terkini
Kamis 11-06-2026,23:00 WIB
BOP RT Rp25 Juta di Semarang Mulai Bisa Diajukan, Cair Minggu Akhir Juni 2026
Kamis 11-06-2026,22:00 WIB
Sejumlah SD Negeri di Semarang Terancam Kekurangan Siswa, Pendaftar di Beberapa Sekolah Belum Penuhi Kuota
Kamis 11-06-2026,21:34 WIB
Produksi Sampah di Jepara 479 Ton Sehari, TPA Bandengan Alami Overload
Kamis 11-06-2026,21:33 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif di Top Regional Leader 2026
Kamis 11-06-2026,21:31 WIB