SEMARANG (DiswayJateng) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peran konsultan dalam pembangunan infrastruktur sangat penting agar hasilnya sesuai dengan ekspektasi masyarakat. Ia juga berharap peran konsultan dalam menyelesaikan persoalan rob di wilayah Pantura.
"Sekarang butuh kepekaan-kepekaan di antara kita semua terhadap kehendak rakyat yang berekspektasi tinggi terhadap bangunan yang ada di Indonesia ini. Maka peran konsultan, peran Inkindo sangat penting untuk memberikan desain terbaik, pengawasan yang terbaik," kata Ganjar saat menghadiri acara Musyawarah Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Tengah di Hotel Gumaya, Selasa (31/5). Desain dan pengawasan terbaik itu, kata Ganjar, akan menghindarkan pekerjaan atau proyek pembangunan dari hasil yang tidak sesuai perencanaan. Ganjar beberapa kali menemukan adanya pekerjaan yang hasilnya tidak sesuai ekspektasi. Misalnya pembangunan SMA Negeri di Tawangmangu yang sempat viral di media sosial. Terbaru adalah bangunan Puskesmas di Kabupaten Cilacap yang sudah sudah rusak padahal belum digunakan. "Kemarin kita menemukan umpama sekolah yang ada di Tawangmangu atau kemarin saya ke Cilacap menemukan bangunan seperti itu (atap bocor). Itu baru sekian contoh, yang lain banyak sekali," kata Ganjar. Pernyataan Ganjar tersebut merujuk pada pembangunan infrastruktur yang juga banyak dikerjakan oleh pemerintah pusat. Misalnya kontruksi di Jalan Tol Trans Jawa, di mana ada satu ruas di sekitar Batang sampai Tegal yang ketika dilewati dengan kecepatan tertentu mobil seakan melompat. "Terus kemudian banyaklah ya karena Presiden juga membangun infrastruktur yang sangat banyak, jalan dan sebagainya. Rasa-rasanya peran konsultan menjadi makin besar dan ditunggu. Kalau kita lewat jalan tol, ada satu ruas di Pantura antara Batang sampai Tegal itu ada yang langsung kalau dilewati itu lompat. Apakah kemudian konsultan bisa memperbaiki," ungkapnya. Pada kesempatan itu Ganjar juga mencolek Inkindo untuk ikut memberikan masukan terkait penanggulangan rob di wilayah Pantura. Itu ia sampaikan setelah melihat kasus tembok penahan di wilayah Tanjung Emas jebol dan mengakibatkan luapan air pasang beberapa waktu lalu. Ganjar menceritakan bahwa selama pengamatan langsung di lokasi atau laporan perkembangan, penanganan di tempat itu tidak dapat dilakukan dengan cepat. Penanganan yang dilakukan masih menggunakan cara lama yang terkesan lambat untuk penanganan pertama ketika terjadi bencana. "Teman-teman Inkindo tadi saya kasih PR soal rob. Penanggulangan secara fisiknya seperti apa dan cepat. Sehingga yang sifatnya seperti itu kita butuh teknologi baru, butuh referensi baru, dan saya kira INKINDO yang menurut saya punya kesempatan untuk bisa mendesain dan merumuskan untuk bisa diaplikasikan dengan nyata," pungkasnya.Ganjar : Peran Konsultan dalam Pembangunan Fisik Penting
Selasa 31-05-2022,15:53 WIB
Reporter : Rochman Gunawan
Editor : Rochman Gunawan
Kategori :
Terkait
Sabtu 16-11-2024,10:39 WIB
Relawan Jaga Suara Gelar Umbul Donga Serentak di 35 kabupaten
Selasa 13-02-2024,08:15 WIB
Masa Tenang, Ganjar Ngopi Santai dengan Cak Lontong di Warung Kaki Lima Semarang
Selasa 13-02-2024,07:45 WIB
Masa Tenang, Ganjar Makan Malam dengan Cak Lontong
Selasa 06-02-2024,13:50 WIB
Ganjar Pranowo Ajak Makan pendukung Prabowo yang Menghadangnya
Selasa 06-02-2024,13:36 WIB
Pengamat Menilai Langkah Ganjar Hapus Utang Petani dan Nelayan untuk Wujudkan Kedaulatan
Terpopuler
Kamis 19-02-2026,19:00 WIB
DPRD Jateng Sepakat Relaksasi 5 Persen untuk Redam Polemik Opsen Pajak Kendaraan
Kamis 19-02-2026,21:43 WIB
Tiga Fraksi DPRD Soroti Raperda Perumahan di Tegal
Kamis 19-02-2026,23:00 WIB
Pastikan Kesiapan Jalur Jelang Lebaran, Kapolres Semarang Lakukan Monitoring
Kamis 19-02-2026,20:13 WIB
Kepergok Hendak Perang Sarung di TPU, 17 Pelajar Diangkut Polresta Solo
Jumat 20-02-2026,13:00 WIB
Cabai Batang Tembus Rp105 Ribu di Awal Ramadan, Ini Kata Disparperta
Terkini
Jumat 20-02-2026,18:00 WIB
LKPD Kudus 2025 Disorot BPK Jateng, Ada Masalah Krusial Apa?
Jumat 20-02-2026,17:46 WIB
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung Selama 14 Tahun, Sejak Korban Kelas 4 SD
Jumat 20-02-2026,17:45 WIB
Puting Beliung Mengamuk di Pati, Puluhan Rumah Warga Desa Kebowan Rusak Parah
Jumat 20-02-2026,17:42 WIB