Direktur PDAM Grobogan Resmi Dilantik, Bupati Setyo Hadi Berharap Ada Penataan SDM hingga Pendapatan Surplus
Bupati Grobogan Setyo Hadi resmi melantik Direktur PDAM Grobogan Nasirul Umam di ruang rapat Wakil Bupati, Jumat sore (14/8/2026). (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--
GROBOGAN, diswayjateng.id - Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Purwa Tirta Dharma Grobogan Nasirul Umam resmi dilantik Bupati Grobogan Setyo Hadi di ruang rapat Wakil Bupati (Wabup) pada Jumat sore (14/8/2026).
Pelantikan itu berlangsung sederhana serta turut dihadiri Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bidang terkait. Diketahui, Nasirul Umam akan menjabat Direktur PDAM Grobogan untuk lima tahun ke depan, yakni 2026 sampai 2031.
Setyo Hadi berpesan, Nasirul Umam mampu menyelesaikan segala masalah yang ada, baik itu berkaitan langsung dengan internal PDAM Grobogan atau layanan kepada pelanggan, sekaligus juga mampu menaikkan pendapatan.
”Jangan sampai PDAM ini mempunyai masalah. Kedua, pendapatannya juga harus ditingkatkan,” katanya kepada wartawan di Pendopo Bupati seusai acara pelantikan.
BACA JUGA:Sebuah Rumah di Brati Grobogan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 250 Juta
BACA JUGA:Sebuah Ruko di Klambu Grobogan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 350 Juta
Setyo Hadi pun mewanti-wanti jangan sampai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Grobogan tersebut mengalami defisit atau rugi. Apalagi, nyaris setiap tahun juga mendapatkan penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Harapan saya ya surplus lah. Saya kira direktur yang baru mampu meluruskan atau mengingatkan para pegawainya untuk berkinerja yang baik. Nanti saya akan bimbing juga,” imbuhnya.
Selain itu, Setyo Hadi berharap, Nasirul Umam juga mampu menjalin kerjasama dengan pabrik-pabrik yang berada di Kabupaten Grobogan, terkait dengan penyediaan kebutuhan air, khususnya kawasan industri di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo.
”Kan ada pabrik di Sugihmanik, nanti bisa dijalankan. Direktur harus pandai bekerjasama dengan pabrik-pabrik, menjalin komunikasi intens," tegasnya.
Lebih lanjut, Setyo Hadi berharap tidak PDAM Grobogan saja yang meningkat pendapatannya di tengah penyertaan modal, tetapi juga bagi seluruh BUMD di Grobogan meliputi BPR Bank Purwa Artha serta Perusda Purwa Aksara.
"Jangan stagnanlah. Tahun demi tahun harus merangkak naik pendapatannya. Termasuk juga RSUD-RSUD," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





