Cara Pemkab Tegal Tekan Pengangguran Lewat Sinergi Industri

Cara Pemkab Tegal Tekan Pengangguran Lewat Sinergi Industri

BERSINERGI - Pengantar Kerja Ahli Muda Disperintransnaker Kabupaten Tegal melakukan pendekatan sinegi dengan PT WGI.-Hermas Purwadi/Radar Tegal Grup-

SLAWI, diswayjateng.id - Pemerintah Kabupaten Tegal terus bergerak cepat mengatasi tantangan ketenagakerjaan di wilayahnya. Upaya serius ini berfokus pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini dinilai masih cukup tinggi.

Melalui Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disperintransnaker), langkah taktis langsung diambil di lapangan. Pemerintah daerah memilih untuk mempererat kolaborasi dengan sektor swasta guna mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal.

Kolaborasi Strategis dengan Tiga Perusahaan Besar

Langkah konkret ini diwujudkan lewat kunjungan langsung ke sejumlah mitra industri strategis di Kabupaten Tegal. Pemerintah daerah ingin memastikan link and match antara pencari kerja dan kebutuhan pasar berjalan optimal.

Kepala Disperintransnaker Kabupaten Tegal, Supriyadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengunjungi tiga perusahaan penting. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjemput bola ke dunia usaha.

BACA JUGA:Ayah Gugat 4 Anak Kandung Soal Warisan di Tegal Lanjut ke PA, Ini Kronologinya

BACA JUGA:Satpol PP dan Dinsos Tegal Gencarkan Razia PGOT, Fokus pada Pembinaan dan Rehabilitasi

"Kunjungan kali ini dilakukan di PT WGI, PT MBI, dan PT Playworks," ujar Supriyadi, Kamis (16/7).

Menghubungkan Lulusan BLK dengan Kebutuhan Industri

Saat ini, angka TPT di Kabupaten Tegal menyentuh angka 7,61 persen. Supriyadi menegaskan bahwa persentase tersebut memerlukan intervensi langsung secara nyata dan berkelanjutan.

Sinergi dengan PT WGI, PT MBI, dan PT Playworks diharapkan mampu memangkas jarak antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pemerintah ingin memastikan keahlian yang diajarkan di Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai dengan standar pabrik.

"Sinergi dengan PT WGI, PT MBI, dan PT Playworks ini menjadi jembatan penting. Kami ingin memastikan pasokan tenaga kerja lokal yang sudah dilatih di BLK benar-benar sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh mitra industri saat ini," cetus Supriyadi.

BACA JUGA:Dinkes Perkuat Program Kesehatan Masyarakat Kabupaten Tegal Lewat Inovasi Kurma Mase dan Jambore Kader

BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Terapkan Dua Pola Parkir Digital untuk Genjot ETPD

Memaksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Disperintransnaker tidak hanya berfokus pada pembekalan keahlian peserta didik di BLK. Lembaga ini juga berkomitmen mengawal proses penempatan kerja pascapelatihan selesai.

Melalui skema ini, para pencari kerja lokal diharapkan bisa langsung mengisi posisi kosong di berbagai sektor industri. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem kerja yang saling menguntungkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: