Menteri PU Nyetir Sendiri di Tol Trans Jawa, Kualitas Infrastruktur Diuji Langsung
Menteri PU Dody Hanggodo menguji langsung Tol Trans Jawa dengan menyetir sendiri dari Kalikangkung hingga Brebes.-Dok. Menteri PU-Wahyu Sulistiyawan
JAKARTA, Diswayjateng.com - Perjalanan sepanjang ruas Tol Trans Jawa kembali menjadi sorotan menjelang arus balik Lebaran. Kali ini, pengujian tidak hanya dilakukan melalui laporan teknis, melainkan langsung dirasakan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, yang memilih untuk turun ke lapangan dan menyetir sendiri.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol dalam menghadapi lonjakan kendaraan saat arus balik. Sepanjang perjalanan dari Kalikangkung hingga Brebes sejauh 26,4 kilometer, kondisi jalan telah diamati secara menyeluruh.
Dengan menggunakan mobil Alphard berwarna putih, perjalanan dilakukan secara mandiri oleh Dody Hanggodo. Setiap detail permukaan jalan telah diperhatikan, mulai dari sambungan jembatan hingga bahu jalan yang kerap menjadi titik krusial saat kepadatan meningkat.
Pengalaman berkendara tersebut disebut sengaja dilakukan agar dinamika di lapangan dapat dirasakan secara nyata, bukan hanya berdasarkan laporan.
“Secara umum smooth, keren. Bahu jalan juga oke. Saya tadi sempat coba lewat bahu jalan untuk tes kualitasnya,” kata Dody, Sabtu 28 Maret 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kualitas jalan tol secara umum telah dinilai baik dan layak untuk dilalui dalam kondisi lalu lintas padat.
Kualitas Tol Trans Jawa Dipuji, Namun Catatan Tetap Diberikan
Secara keseluruhan, kualitas jalan tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama sejumlah operator lain seperti Indonesia Investment Authority telah diapresiasi. Permukaan jalan dinilai halus, sementara fasilitas pendukung seperti bahu jalan dianggap memadai.
Namun demikian, sejumlah catatan tetap ditemukan selama proses peninjauan berlangsung. Beberapa titik yang bergelombang dan mengalami kerusakan ringan telah teridentifikasi, terutama di ruas mendekati Exit Brebes serta di beberapa bagian Tol Cipali.
Temuan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti melalui instruksi perbaikan.
“Ada beberapa titik dekat Brebes yang agak rusak di bagian jembatan, tapi tidak banyak. Sudah saya instruksikan untuk segera dibetulkan,” imbuh Dody.
Dengan adanya temuan tersebut, perbaikan diharapkan dapat segera dilakukan sebelum puncak arus balik terjadi.
Titik Rawan Jadi Fokus Perbaikan Infrastruktur
Beberapa titik yang dianggap rawan telah diprioritaskan untuk diperbaiki. Kondisi jalan yang bergelombang berpotensi mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan pengguna jalan, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis.
Oleh karena itu, langkah cepat telah diambil agar kerusakan tidak berkembang menjadi lebih serius. Penanganan pada sambungan jembatan menjadi perhatian utama karena sering menjadi titik lemah pada konstruksi jalan tol.
Selain itu, evaluasi terhadap ruas Tol Cipali juga telah dilakukan guna memastikan standar pelayanan minimal tetap terpenuhi.
Kesiapan Arus Balik Lebaran Terus Dimatangkan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


