Wartawan Bodong Rusak Citra Profesi Pers, Kajari Jepara Tindak Tegas Pelaku
Kajari Jepara mengingatkan sepak terjang wartawan bodong saat silaturahmi dengan insan pera. --
JEPARA, diswayjateng.id- Oknum wartawan di Kabupaten JEPARA yang nekat menyalahgunakan profesi pers untuk melakukan tindakan kriminal, bakal ditindak tegas oleh aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.
Ancaman tegas dilontarkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, saat silaturahmi dan buka bersama Forkopimda Jepara dengan wartawan, di Pendapa Kartini, Kamis (12/3/2026) petang.
"Profesi pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, yang juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, " ujar Agung.
Agung menegaskan, insan pers bukan lagi sekadar kuli tinta. Namun pers merupakan bagian dari media informasi yang menyampaikan berbagai perkembangan kepada publik.
Tak hanya itu, Agung juga mengingatkan adanya oknum yang mengaku wartawan, namun menyalahgunakan profesinya. Oknum tersebut, mendatangi sejumlah tempat untuk meminta sesuatu.
Kajari Agung bakal menindak tegas jika praktik tersebut terbukti. Pihaknya meminta masyarakat atau instansi untuk melapor, jika menemukan tindakan serupa.
“Kalau sampai (laporan pemerasan wartawan) di meja saya, mohon maaf. Saya akan tindak dan tidak pandang bulu. Kalau ada wartawan bodong, laporkan ke kami, saya akan tangkap,” tandasnya.
Agung menyebut bahwa keberadaan wartawan bodong dapat merusak citra profesi pers. Dampaknya juga dirasakan wartawan yang bekerja secara profesional.
Selain itu, kata Agung, praktik tersebut juga dapat mengganggu proses pembangunan, termasuk sektor pariwisata.
Karena itu, dia meminta insan pers menjaga muruah profesi. Pers diharapkan tetap menjadi sumber informasi yang akurat dan memberi manfaat bagi masyarakat. 
Kajari Jepara mengingatkan sepak terjang wartawan bodong saat silaturahmi dengan insan pera. --
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengajak media ikut mempromosikan potensi daerah.
Dia berharap pemberitaan dapat memperkenalkan Jepara secara lebih luas.
Menurut Witiarao media memiliki peran strategis untuk mengenalkan potensi wisata, budaya dan ekonomi daerah. Promosi yang konsisten diharapkan dapat menarik minat wisatawan.
“Media memiliki peran penting untuk mengenalkan Jepara di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Mas Wiwit, sapaan akrabnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: