Dirjen SDA KemenPU Cek Banjir Pekalongan, Pastikan Rp37 Miliar untuk Sungai Bremi
Dirjen SDA KemenPU Dwi Purwantoro bersama Walikota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid meninjau Sungai Bremi, Kamis malam 22 Januari 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-
PEKALONGAN, diswayjateng.com - Jebolnya tanggul Sungai Bremi di Kota Pekalongan yang memperparah banjir mendapat perhatian khusus dari Kementrian Pekerjaan Umum (KemenPU). Direktur Jenderal Sumber Daya Air KemenPU, Dwi Purwantoro, meninjau langsung cek banjir bersama Wali Kota Pekalongan.
Peninjauan dilakukan menyusul banjir yang terjadi pada Sabtu lalu di sepanjang aliran Sungai Bremi dan Sungai Meduri.
Dwi Purwantoro menjelaskan banjir terjadi akibat kombinasi curah hujan ekstrem dan kondisi air laut pasang.
“Curah hujan saat itu mencapai 160 milimeter per hari dan bersamaan dengan pasang laut,” ujar Dwi Purwantoro, Kamis malam 22 Januari 2026.
BACA JUGA: Jalur KA Pekalongan Mulai Pulih Pascabanjir, KAI Klaim 85 Persen Perjalanan Sudah Normal
BACA JUGA: Kondisi Banjir Kota Pekalongan Berangsur Surut, Pengungsi Masih 2.268 Jiwa
Ia menyebut kondisi tersebut membuat air sungai tidak bisa dibuang ke laut seperti biasanya.
“Kalau tidak pasang, air bisa kita flushing ke laut, tapi saat pasang tidak bisa, sehingga terjadi genangan di sepanjang Sungai Bremi dan Meduri,” jelasnya.
Dalam jangka pendek, pengendalian banjir Sungai Bremi–Meduri dilakukan dengan langkah darurat berupa pengeringan genangan.
Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai telah menurunkan dua unit pompa berkapasitas 500 liter per detik.
Total kapasitas pompa mencapai 1.000 liter per detik untuk mempercepat surutnya genangan. Pompa tambahan juga didukung oleh Pemerintah Kota Pekalongan.
BACA JUGA: 23 Kereta Api Dibatalkan pada Senin 19 Januari 2025, Jalur Pekalongan–Sragi Masih Banjir
BACA JUGA: Banjir Kota Pekalongan Semakin Meluas, Pengungsi Bertambah
Langkah ini ditujukan untuk memulihkan aktivitas warga secepat mungkin. Untuk jangka menengah, Kementerian PUPR menyiapkan skema pembangunan sistem polder.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: