Banjir di Pati Merendam 93 Desa, Pemprov Jateng Distribusikan Bantuan Logistik

Banjir di Pati Merendam 93 Desa, Pemprov Jateng Distribusikan Bantuan Logistik

Bupati Sudewo dampingi Gubernur dan Wagub Jateng tinjau lokasi banjir di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus. --

PATI, diswayjateng.com — Banjir yang melanda Kabupaten Pati telah merendam 93 desa disana. Melihat kondisi ini, Pemerintah Provinsi Jateng segera melakukan langkah teknis terkait penataan aliran sungai guna mengurangi risiko bencana ke depan. Pemprov Jateng juga mendistribusikan bantuan logistik untuk daerah terdampak.

Upaya ini merespon bencana besar yang melanda di Kabupaten Pati, Kudus dan Jepara. Penataan aliran sungai dilakukan Pemprov Jateng, bersama Pusdataru dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

Hal itu dikatakan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi bencana di lokasi bencana banjir Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. 

“Kita melakukan pengecekan dan check-recheck final terkait dengan masyarakat yang terdampak curah hujan yang sangat tinggi, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Tengah,” ujar Gubernur Luthfi.

BACA JUGA:Penanganan Banjir hingga Penataan Kawasan Kota Menjadi Program Prioritas Pemkab Grobogan

BACA JUGA:Penanganan Banjir Kudus Pati dan Jepara, Wagub Jateng: Perlu Rekayasa Cuaca

Bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan seluruh OPD di lingkup Pemprov Jawa Tengah, Luthfi melakukan peninjauan di tiga lokasi terdampak bencana yakni Kabupaten Kudus, Jepara dan Kabupaten Pati.

“Yang pertama di Kudus, kemudian Jepara tepatnya di Desa Tempur, dan yang terakhir di Pati. Ini untuk memastikan kesiapan seluruh kabupaten dalam menangani dampak bencana,” terang Lutfi. 

Luthfi menilai, bahwa secara umum tiga pemerintah daerah telah menyiapkan sarana dan prasarana kebencanaan dengan baik, termasuk keterlibatan OPD, TNI, dan Polri. 

"Namun tingginya intensitas hujan selama hampir lima hari berturut-turut menyebabkan dampak yang cukup besar, " terang Luthfi. 

Lutfhi memastikan Pemprov Jateng tetap hadir dan responsif terhadap kebutuhan warga terdampak banjir di Kabupaten Pati. 

BACA JUGA:Banjir Terjang Muria Raya, BMKG: Curah Hujan Tinggi Dipicu Faktor Topografi dan Dinamika Atmosfer

BACA JUGA:Pemkab Kudus Evakuasi Warga di Posko Pengungsian, Banjir Satu Meter Rendam Dukuh Goleng

“Kita pastikan masyarakat tetap kita rawat. Jangan sampai aktivitas warga terganggu, terutama anak-anak sekolah dan pemenuhan kebutuhan bahan pokok", tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait