Tahun 2030, Kota Salatiga Targetkan Kemiskinan Turun 2,54 Persen

Tahun 2030, Kota Salatiga Targetkan Kemiskinan Turun 2,54 Persen

MENERIMA : Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin saat menerima audiensi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com - Kota Salatiga menargetkan kemiskinan turun sampai di angka 2,54% di 2030. 


Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kota Salatiga, Dr. Siswo Hartanto, S.E., M.Si, saat menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Salatiga, Senin 6 Januari 2026.

Siswo yang merupakan bagian dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan terkait Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RKPD) Kota Salatiga Tahun 2025-2029, menyampaikan penyusunan RPKD telah didahului dengan analisis kondisi wilayah. 

Langkah ini perlu, untuk menentukan lokasi prioritas penanggulangan kemiskinan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota ini merupakan upaya Pemerintah Kota untuk menyatukan visi khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan di Kota Salatiga.

"Kita juga menargetkan kemiskinan kita turun sampai di angka 2,54% di 2030. Dimana, kami melaporkan di tahun 2025 Salatiga sudah bisa mencapai penurunan yang sangat baik yaitu di, 4,20% yang sebenarnya itu adalah target untuk 2026, dan untuk 2026 nanti kita harapkan bisa turun lagi berada di tiga koma sekian persen," ungkap dia. 

Dalam paparannya, Siswo juga menjelaskan terdapat sembilan dimensi diharapkan dan direncanakan untuk diperbaiki perihal penanganan kemiskinan. 

Yakni konsumsi, ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ketahanan pangan, sosial, ekonomi, dan kewilayahan. 

Sehingga, ia memastikan, penguatan sinergi dan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus terus dilaksanakan untuk memaksimalkan program-program pembangunan daerah. 

"Program-program pemerintah tak hanya bersifat monoton dan cenderung tumpang tindih, namun seharusnya dapat berkolaborasi dan saling melengkapi kekosongan celah pembangunan yang ada. 

Sejalan dengan hal tersebut dalam upaya mengentaskan kemiskinan khususnya di Kota Salatiga, 

Wakil Wali Kota Nina Agustin, mengapresiasi kinerja seluruh OPD yang telah memperoleh pencapaian yang baik khususnya dalam penurunan angka kemiskinan

Nina berharap agar program-program yang telah dilakukan sebelumnya dapat dilanjutkan dengan penambahan inovasi sehingga penurunan angka kemiskinan bisa lebih maksimal.

"Saya ingin semua OPD ini bisa menyampaikan program dan strategi yang akan dilakukan, sehingga antardinas ini bisa saling men-support dan juga saling menutupi celah satu sama lain," pinta Nina. 

Untuk evaluasi ia menghendaki agar melaporkan kepadanya atas keberhasilan program itu per tiga bulan. 

Sehingga sebelum evaluasi enam bulan ini, bisa tau apa yang harus dipersiapkan, kendala pelaksanaan di lapangan, sehingga di evaluasi enam bulan kita sudah ada solusi yang harus kita jalankan, sehingga di semester akhir itu kita bisa maksimal.”

"Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas OPD dalam upaya penanggulangan kemiskinan," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: