Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Tegal Luncurkan 3 Inovasi Unggulan, Dorong Edukasi dan Pemulihan Gizi Balita

Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Tegal Luncurkan 3 Inovasi Unggulan, Dorong Edukasi dan Pemulihan Gizi Balita

FOTO BERSAMA - Kepala Puskesmas Kedungbanteng Muhtamar foto bersama jajarannya usai memberikan sosialisasi terhadap masyarakat.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id--

SLAWI, diswayjateng.id – Puskesmas Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperkuat peran sebagai pusat edukasi masyarakat. Melalui berbagai inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Puskesmas Kedungbanteng hadir tidak hanya sebagai tempat pengobatan, tetapi juga motor penggerak pola hidup sehat.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr. Ruszaeni, mengapresiasi langkah-langkah kreatif yang diambil oleh jajaran Puskesmas Kedungbanteng. Setidaknya ada tiga inovasi unggulan yang saat ini telah dijalankan, yakni Rumah Pelita, GEMAS SALAM, dan WARMO.



‎Inovasi-inovasi di Puskesmas Kedungbanteng ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi puskesmas lainnya di Kabupaten Tegal dan sekitarnya.

‎"Ini sangat bagus, patut ditiru oleh puskesmas lainnya," kata Ruszaeni.

‎Sementara, Kepala Puskesmas Kedungbanteng Muhtamar menjelaskan Rumah Pelita atau Rumah Pemulihan Gizi Balita adalah program yang secara khusus menyasar balita dengan permasalahan gizi seperti wasting (berat badan tidak naik), underweight (berat badan kurang), hingga gizi buruk. Selama 90 hari, anak-anak yang menjadi sasaran akan mendapat asupan makanan tambahan (PMT) dengan menu bervariasi tiap hari.

BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pembinaan dan Pengawasan SDM Kesehatan

BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Gelar PKG untuk Anak Sekolah

‎Tak hanya pemberian makanan, anak-anak juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala oleh tenaga medis profesional, serta edukasi gizi seimbang dan pola asuh kepada orang tua.

‎"Inovasi ini kami dorong untuk membantu menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Kedungbanteng," ujarnya.

‎Kemudian GEMAS SALAM atau Gerakan Memasak Supaya Anak Lahap Makan ini memang berbeda dengan Rumah Pelita, GEMAS SALAM lebih menekankan pada edukasi praktik langsung memasak makanan sehat dan bergizi. Para ibu diajak untuk belajar membuat kudapan padat gizi dengan teknik memasak yang sederhana namun tepat.

‎Kegiatan ini juga dilengkapi dengan demo masak, penyuluhan gizi seimbang, serta pemahaman pola asuh anak agar konsumsi makanan bergizi bisa menjadi budaya dalam keluarga.

BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Dorong Persalinan Aman di Fasilitas Kesehatan

BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Serukan Stop Narkoba

‎Sedangkan WARMO atau Warning Minum Obat ini hadir sebagai solusi bagi pasien dengan pengobatan jangka panjang seperti penderita TBC, HIV, dan gangguan jiwa.

‎Inovasi ini menjadi sistem peringatan dan pengingat bagi pasien agar tidak lupa minum obat secara teratur, sehingga pengobatan bisa berjalan efektif dan efisien.

‎"Puskesmas bukan sekadar tempat berobat. Puskesmas adalah pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup lebih sehat. Inovasi kecil ini kami harap bisa membawa dampak besar di tengah masyarakat," tegas Muhtamar. (adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait